Selamatkan Indonesia Dari Corona, Menko PMK RI Bagikan Ribuan Masker di KEK The Mandalika Lombok

Selamatkan Indonesia Dari Corona, Menko PMK RI Bagikan Ribuan Masker di KEK The Mandalika Lombok
Menko PMK RI, Muhadjir Effendy (tengah) didampingi Gubernur Provinsi NTB, Kapolda NTB, Pangdam, Danrem 162/WB, para pejabat eselon I Kemenko PMK, serta pejabat sipil Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah, melakukan kampanye Gerakan Sadar Masker di Pantai Kuta Mandalika, KEK The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Kamis (27/8/2020).

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Protokol kesehatan termasuk penggunaan masker digadang menjadi salah satu cara paling efektif untuk menekan laju penyebaran Covid-19 atau Virus Corona. Namun ironis, masyarakat masih cenderung abai terhadap Protokol Kesehatan terutama penggunaan Masker.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI), Muhadjir Effendy melakukan kampanye Gerakan Sadar Masker dengan mengajak seluruh aparat, pejabat sipil, TNI/Polri, maupun para tokoh dan masyarakat.”Sesuai Instruksi Presiden, saya ingin mengajak seluruh kekuatan yang ada mulai dari aparat, seluruh pejabat sipil, TNI maupun Polri dan juga tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan sadar memakai masker,” ucap Muhadjir Effendy saat kampanye Gerakan Sadar Masker di Pantai Kuta Mandalika, Kawasan Ekonomi Khsusu (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (27/8/2020).
Muhadjir menekankan bahwa hanya dengan Protokol Kesehatan salah satunya mengenakan masker, Indonesia bisa menurunkan angka keterpaparan Covid-19. Namun demikian, masker yang digunakan harus sesuai standar disertai cara pemakaian yang baik.”Itu satu-satunya cara untuk kita bisa menekan angka keterpaparan maupun angka kematian sampai nanti ditemukan vaksin yang mujarab yang bisa betul-betul menjadi senjata pamungkas untuk mengakhiri wabah Covid-19,”tegasnya
Muhadjir menyebut, Provinsi NTB masuk dalam kuadran dengan angka kesembuhan tinggi dan angka kematian yang juga relatif tinggi dibandingkan skala nasional. Berdasarkan data, angka kesembuhan per-26 Agustus 2020 sebanyak 1.944 dari total 2.661 (73,06%) dan meninggal sebanyak 155 (5,82%).
Saat ini, kata Muhadjir , pemerintah telah melakukan upaya percepatan penanganan Covid-19 di NTB yakni dengan menambah sejumlah alat tes PCR. Harapannya, pemeriksaan SWAB secara diagnostik dapat dilakukan di banyak titik sehingga mempercepat proses tindak lanjut berikutnya.”Untuk memperbanyak SWAB, di hampir semua daerah kita beri PCR dengan segala fasilitasnya. Kita harapkan upaya ini bisa semakin mempercepat, selain itu kita akan lebih mengatasi dari aspek survailance,” katanya
Muhadjir mengungkapkan bahwa pencegahan Covid-19 melalui protokol kesehatan wajib diterapkan di seluruh wilayah terutama tempat-tempat rawan seperti desa wisata adat di Provinsi NTB.
Menko PMK yang didampingi Gubernur Provinsi NTB, Kapolda NTB, Pangdam, Danrem 162/WB, para pejabat eselon I Kemenko PMK, serta pejabat sipil Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah, pada kesempatan tersebut melakukan kampanye dengan secara langsung membagikan masker kepada masyarakat adat Desa Sade, para pekerja proyek pembangunan Sirkuit Mandalika, serta para pedagang dan pengunjung Pantai Kuta Mandalika di Lombok Tengah.
Total masker yang dibagikan mencapai 1 juta masker dari BNPB dan 1 juta masker dari Kemenkes. Setelah Provinsi NTB, kampanye Gerakan Sadar Masker akan terus berlanjut ke seluruh wilayah di Tanah Air demi menyelamatkan  Indonesia dari ancaman Covid-19. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan