Nakes RSCM Positif Covid-19 Meninggal Dunia, Jalan Gajah Mada Leneng Dihujani Disinfektan

Nakes RSCM Positif Covid-19 Meninggal Dunia, Jalan Gajah Mada Leneng Dihujani Disinfektan
Petugas Damkar BPMD Lombok Tengah tengah menyemprotkan larutan Disinfektan di ruas Jalan Gaja Mada depan RSCM di Lingkungan Wakan, Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (26/07/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Setelah menghentikan sementara Pelayanan di Rumah Sakit Cahaya Medika (RSCM) di Lingkungan Wakan, Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan Dekonstaminasi terhadap seluruh sarana dan prasarana yang ada di RSCM salah satunya menyemprotan Disinfektan di dalam RSCM, termasuk areal Parkir RSCM dan ruas Jalan Gajah Mada Praya, Minggu (26/07/2020).
Penghentian sementara pelayanan dan Sterilisasi RSCM oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Tengah itu dilakukan karena salah seorang Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja di RSCM atas nama Baiq DI, Perempuan, 29 Tahun warga Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya yang terkonfirmasi Positif Covid-19 atau Virus Corona dan meninggal dunia di RSU Provinsi NTB pada Jumat, 24 Juli 2020.
Penyemrotan larutan Disinfektan dilakukan oleh Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah.”Jadi selama sterilisasi Pelayanan dihentikan sementara. Alasan dilakukan sterilisasi dari data Gugus Tugas yang terkonfirmasi Positif Covid-19 banyak riwat penanganannya dari sana (RSCM). Dan salah petugasnya (Nakes RSCM) yang terkonfirmasi Positif Covid-19 dan meninggal dunia,”kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Tengah, Murdi AP.
Staf Ahli Bupati Lombok Tengah Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan yang juga menjabat Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah itu menjelaskan, ada dua tindakan yang akan dilakukan Gugus Tugas dalam Sterilisasi di RSCM yang akan dilaksanakan dari tanggal 26 sampai dengan 28 Juli 2020 yakni Dekonstaminasi terhadap seluruh sarana dan prasarana yang ada di RSCM, dan melakukan uji klinis medis terhadap semua karyawan yang berada dibawah Managemen RSCM.”Untuk seluruh Karyawan yang berada dibawah Managemen RSCM akan dilakukan Uji Swab (Testing RTPCR) yang akan dilaksanakan dari tanggal 26-28 Juli 2020 dengan melibatkan Gugus Tugas inti, TNI-Polri, Sat Pol PP, Dishub, RSUD Praya dan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah selaku Koordinator Operasi Gugus Tugas,”jelas Murdi
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Lombok Tengah pada Hari Jumat, 24 Juli 2020, RSCM memiliki 114 orang Karyawan dan 24 Pasien yang tengah menjalani Rawat Inap.”Dan selama Dekonstaminasi pelayanan di RSCM Praya dihentikan sementara,”ungkap Murdi
Untuk Jenazah Karyawan RSCM yang terkonfirmasi Positif Covid -19 tersebut lanjut Murdi telah dimakamkan di Kelurahan Tiwu Galih sesuai dengan Protokol Kesehatan.”Almarhumah telah dimakamkan tadi pagi sesuai dengan Protokol Kesehatan,”tuturnya
Saat ini 114 Karyawan RSCM masih menunggu jadwal pelaksanaan Uji Swab dari Dinas Kesehatan Lombok Tengah.”Kita siap untuk di Swab, dan kita masih menunggu Jadwal Uji Swab dari Dinas Kesehatan,”ujar salah seorang Karyawan RSCM yang enggan menyebut Identitasnya. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan