SHOPPING CART

close

Lalu Hizi Sebut Program Pemprov NTB Untuk Desa Lingkar BIL Sebagai Propaganda

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Koordinator Umum (Kordum) Gerakan Rakyat Menolak (Geram) perubahan nama Bandara Internasional Lombok (NTB) menjadi Bandara Internsional Zainudin Abdul Madjid (BIZAM) di Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Hizi menyebut program yang dijanjikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB kepada empat Desa di Lingkar BIL yakni, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Desa Tanak Awu, Desa Ketare dan Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah merupakan program tendensius yang terencana demi kepentingan untuk merubah nama BIL menjadi BIZAM dan beberapa program yang dijanjikan pada saat kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat beberapa waktu lalu sebagian merupakan program Pemkab Lombok Tengah.”Program itu memang sudah direncanakan jauh sebelumnya demi kepentingan untuk merubah nama BIL menjadi BIZAM dan ada beberapa program yang di klaim Pemprov NTB merupakan program Pemkab Lombok Tengah,”ungkap Lalu Hizzi usai mendampingi perwakilan warga Desa Ketare dan Rembitan, Kecamatan Pujut bertemu dengan Bupati Lombok Tengah, H.Moh Suhaili FT, SH didampingi Camat Pujut, Lalu Sungkul di ruang Rapat Tastura I Kantor Bupati Lombok Tengah, Jumat (07/02/2020).
Ketua LSM Alarm NTB itu juga mengungkapkan, Program yang dijanjikan Pemprov NTB kepada 4 Desa Lingkar BIL itu mementumnya tidak tepat, karena saat ini sedang terjadi pro kontra dan perpecahan ditengah – tengah masyarakat Lombok Tengah perubahan nama BIL menjadi BIZAM.”Momentumnya juga tidak tepat itu sama halnya Pemprov sedang membuat agitasi propaganda dan pecah belah ditengah-tengah masyarakat Lombok Tengah demi untuk merubah nama BIL menjadi BIZAM,”sebut Lalu Hizzi
“Kami masyarakat Lombok Tengah masih solid dan tetap konsisten menolak perubahan nama bandara, kami tidak bisa dibayar dengan apapun. Jadi jangan pernah berhayal dan berharap harga diri daerah kami bisa kalian beli dan eceran,”tegas Lalu Hizzi
Lalu Hizzi meceritakan, masyarakat di empat desa yang dijanjikan program oleh Pemprov NTB itu 99,9 persen masih solid menolak perubahan nama BIL menjadi BIZAM.”Warga masih tetetap solid. 99,9% warga masyarakat lingkar bandara masih tetap komit mempertahankan nama BIL atau LIA, kami tidak akan terpengaruh dengan iming-iming apapun. Dan warga siap perang untuk mempertahankan nama BIL atau LIA,”ujar Lalu Hizzi. [slNEWS – rul]

Tags:

0 thoughts on “Lalu Hizi Sebut Program Pemprov NTB Untuk Desa Lingkar BIL Sebagai Propaganda

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK