SHOPPING CART

close

Ngeri..! Ini Enam Kegiatan Mencurigakan Yang Jadi Temuan Pansus LKPJ

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun 2017,  DPRD Lombok Tengah menemukan kejangggalan terhadap enam  jenis program kegiatan yang dilaksanakan Pemkab. Lombok Tengah, yakni Pengadaan Seragam Dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat Daerah Lombok Tengah dengan nilai Anggaran Rp. 1 Miliar.” Ada Anggaran Rp. 1 Miliar  untuk Pengadaan Seragam Dinas untuk ASN di Sekretariat Daerah, tetapi  tidak ada satupun ASN yang mengaku pernah menerima bantuan Seragam Dinas,” ungkap Anggota Pansus LKPJ DPRD Lombok Tengah M. Samsul Qomar, Jum’at (20/4/2018).

Berikutnya, Pengadaan Bantuan Semen di Dinas PUPR Lombok Tengah senilai Rp. 500 juta, Pengadaan bantuan  mesin Jenset   untuk Masjid di Lombok Tengah senilai Rp. 3 miliar, dan  Pengelolaan Balai Beni Ikan (BBI) di Gerunung, Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, dan di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata , oleh Dinas Perikanan.” Ada Anggaran Rp. 500 juta untuk Pengadaan bantuan Semen di Dinas PUPR, ini akan kita pertegas, apakah Bantuan Semen itu sudah disalurkan atau belum dan untuk siapa bantuan Semen itu. Ada bantuan Jenset di Sekretariat Daerah, tetapi banyak Desa yang mengaku belum menerima bantuan Jenset, anehnya lagi sampai dengan pertengan tahun masih ada pembagian Jenset,  ini ada apa. Dan hasil kunjungan lapangan, kami  menemukan pengelolaan dua BBI yang tidak maksimal oleh pihak ketiga,  BBI Pemepek hasilnya Nol Rupiah dan alasan pengelola tidak bisa memenuhi target tidak jelas, padahal  luas lahan BBI Pemepek itu mencapai 1 hektar lebih, sedangkan BBI Gerunung, dari target Rp. 25 juta per tahun, pengelola hannya menyetor ke Pemda sebesar Rp. 12 Juta per tahun, alasanya Lesehan di BBI Gerunung itu sepi pengunjung. Untuk itu kami merekomendasikan kontrak kerja dua BBI itu di putus dan membuka Lelang atau kontrak baru, denga pihak ketiga yang memiliki kemampuan mengelola dua BBI itu,” pinta Samsul Qomar.

Selanjutnya,  Pengelolaan lahan Parkir di Belakangan Komplek Pertokoan Praya (Pasar Lama belakangan Orien), dan Speedboad milik  BPBD Lombok Tengah yang masih mengapung di Bendungan Batu Jai.” Untuk penataan lahan Parkir di belakang Orien telah dianggarkan, tetapi tidak dikelola dengan maksimal, sejumlah pasilitas sudah banyak yang rusak dan terbengkalai. Dan Speedboad BPBD Lombok Tengah, sampai sekarang masih mengapung di Bendungan Batu Jai, kenapa tidak segera di bawa ke Laut sesuai dengan pemanfaatannya, dan kalau dibiarkan seperti itu lama – lama Speedboad itu rusak dan tidak bisa dimanfaatkan,” terang Samsul Qomar.

Menurut Politisi Partai Demokrat itu, pembahasan LKPJ 2017, merupakan agenda rutin yang harus dilakukan. Namun kali ini, Pansus melihat ada ketidak sesuaian di lapangan dengan yang  apa yang dilaporkan. Dalam pembahasan ini, dewan punyak hak interplasi, hak bertanya dan bahkan hak angket.” Hari Senin – Rabu, kami akan uji klinis untuk mematangkan Rekomendasi. Besar kemungkinan akan ada Hak Angket, karena banyak hal yang jauh dari apa yang diharapkan masyarakat,” ujar Samsul Qomar. (slNews – rul).

Tags:

0 thoughts on “Ngeri..! Ini Enam Kegiatan Mencurigakan Yang Jadi Temuan Pansus LKPJ

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK