SHOPPING CART

close

Penerima SK Pengangkatan CPNS Palsu Diminta Melapor

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah H. Sumum meminta kepada masyarakat Lombok Tengah yang menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS Tahun 2018 Palsu untuk segera melapor kepada aparat Penegak Hukum maupun ke Disdik dan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Lombok Tengah.

H. Sumum juga meminta kepada para Penerima SK Pengangkatan CPNS Palsu yang mengatasnamakan Pemrov. NTB itu, untuk mau terbuka.” Ini tidak bisa dibiarkan, SK itu sudah jelas – jelas palsu, dan mereka (Penerima SK Palsu) sudah di Tipu. Untuk itu kami mohon kepada para Penerima SK Pengangkatan CPNS Palsu untuk terbuka, dan melapor ke Polisi, atau bisa juga ke Disdik dan ke BKPP, sehingga kasus penipuan ini bisa cepat  terbongkar,” ucap H. Sumum, Senin, (2/4/2018).

SK Pengangkatan CPNS 2018 Palsu yang beredar di Lombok Tengah  tersebut dikeluarkan Pemrov. Nusa Tenggara Barat (NTB)  terkait formasi CPNS tahun 2018 untuk ditempatkan di Lombok Tengah, sebagai Guru SD dan SMP.

H. Sumum memastikan, SK Pengangkatan CPNS yang kini telah dipegang oleh sejumlah masyarakat Lombok Tengah itu Palsu. Pasalnya di tahun 2018 maupun di tahun – tahun sebelumnya tidak ada pengangkatan CPNS Daerah Formasi Guru SD maupun SMP. Kalaupun ada Pengangkatan CPNS Formasi Guru, proses pengangkatannya bukan di tingkat kabupaten/kota dan Provinsi, melainkan ditangani langsung oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan RI.” Saya tegaskan lagi, SK itu Palsu, karena tidak pernah ada pengangkatan CPNS Daerah untuk Formasi Guru, maupun Formasi lainnya. Kalaupun dulu ada pengkatan CPNS formasi Guru, itu ditangani langsung Kementerian yakni formasi CPNS untuk Guru Garis Depan. Untuk pengangkatan Formasi CPNS Guru Garis Depan itu, prosesnya sangat panjang, dan seluruh mekanisme dan prosedur pengangkatannya ditangani langsung Pemerintah Pusat, tidak ada kaitannya dengan Daerah,” ungkap H. Sumum.

Saat ini kata H. Sumum, Lombok Tengah kekurangan Guru SD PNS sebanyak 2.329 orang.

Pemkab. Lombok Tengah melalui Dinas Pendidikan pun telah meminta pengangkatan CPNS formasi untuk Guru SD. Namun sampai dengan saat ini belum ada jawaban dari Pemerintah Pusat, terkait dengan permintaan dan usulan tambahan Guru SD PNS tersebut.” Standar kebutuhan Guru SD PNS sebanyak 4.887 guru, yang ada saat ini sebanyak 2.952 guru SD PNS, dan kita kekurangan 2.329 orang Guru SD PNS. Usulan sudah kami sampaikan ke Pemerintah Pusat, namun sampai sekarang belum ada jawaban. Kalaupun akan ada pengakatan CPNS formasi Guru, proses pengakatannya dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan sesuai dengan aturan yang berlaku, tidak bisa tiba – tiba dapat SK, seperti mereka yang menerima SK pengangakatan CPNS Palsu itu,” kata H. Sumum.

Untuk itu H. Sumum menghimbau masyarakat untuk berhati – hati. Bila menemukan ada oknum yang mengatasnakan Disdik, maupun lembaga – lembaga lain yang menjandikan SK Pengakatan CPNS jangan di percaya dan segera dilaporkan ke aparat Penegak Hukum.” Kalau ada oknum yang menjanjikan SK Pengakatan, jangan dibiarkan  langsung dilaporkan. Untuk itu kepada penerima SK Palsu itu kami berharap mau terbuka, dan bisa memberikan informasi yang sejelas – jelasnya kepada Polisi maupun kepada Kami, sehingga kasus penipuan ini cepat terbongkar dan pelakunya bisa ditangkap,” pintanya. (slNews – rul).

 

Tags:

0 thoughts on “Penerima SK Pengangkatan CPNS Palsu Diminta Melapor

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK