Warga Perumnas Tampar ampar Kecolongan

Warga Perumnas Tampar  ampar Kecolongan

( TKP Curanmor,  jalan Bajur Nomor 29  RT. 03 Lingkungan Perumnas Tampar ampar , Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Loteng )

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Warga Lingkungan Perumnas  Tampar  ampar, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah (Loteng) kembali di buat resah.

Senin (2/9/2017) Sugito warga jalan Bajur Nomor 29  RT. 03 Lingkungan Perumnas Tampar ampar menjadi korban Curanmor.

Kejadian Tindak Pidana Curanmor itu terjadi sekitar Pukul 18.30 Wita. Saat itu korban yang baru pulang dari tepatnya bekerja, memarkirkan Sepeda Motor Metik jenis N’Max dengan nomor Polisi (Nopol) DR. 4870 CP warna Hitam stiker Ungu di Garasi rumahnya.

Usai Sholat Magrib, korban keluar dari dalam rumahnya dan melihat sepeda motornya sudah tidak ada di Garasi.” Selesai Sholat Magrib, saya keluar dan motor saya sudah tidak ada di Garasi. Sedangkan Koncinya masih di atas Aquarium,” cerita Sugito.

Menurut cerita yang ia dengar dari sejumlah warga sekitar, sepeda motor miliknya itu terlihat di geret tiga orang Remaja menuju arah Timur ruas jalan Tampar – ampar – Batunyala.” Ada yang melihat motor saya digeret tiga orang, katanya masih anak – anak menuju arah Timur,” ucap Sugito.

Tidak hannya berhasil mengambil sepeda motor korban, kawanan pelaku Curanmor yang diperkirakan berjumlah tiga orang itu juga berhasil mengambil STNK, SIM milik korban dan surat pengambilan BPKB sepeda motor.” STNK, SIM dan Surat Pengambilan BPKB ada di bawah jok Sepeda Motor,” tutur Sugito.

Sugito mengaku, pada saat memarkirkan sepeda motor, ia tidak mengonci stang sepeda motornya.” Kalau tidak salah, stang tidak saya konci,” ungkapnya.

Atas musibah yang dialaminya itu Sugito  bersama sejumlah warga berusaha melakukan pengejaran dengan menelusuri ruas jalan Tampar  ampar – Batunyala, namun tidak membuahkan hasil.

Sugito pun langsung melaporkan musibah yang dialaminya itu ke Polsek Praya Tengah.” Sudah saya laporkan ke Polsek, tetapi karena tidak ada STNK, sepertinya laporan saya tidak ditanggapi,” kesalnya.

Sugito berencana akan melaporkan Curanmor itu ke Polda NTB, untuk meminta Identitas Sepeda Motornya diblokir.” Kalau disini tidak direspon, nanti saya lapor ke Polda saja,  minta identitas sepeda motor saya itu di blokir, karena STNK dan Pengambilan BPKB ikut dicuri,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Praya Tengah IPDA. Halid membenarkan korban datang ke Polsek Praya Tengah untuk melapor. Namun karena korban tidak membawa identitas kendaraan,  Polsek Praya Tengah tidak bisa menerbitkan Laporan Polisi (LP).” Benar yang bersangkutan sudah ke Polsek tadi, namun belum dibuatkan LP, karena identitas sepeda motor tidak dibawa, dan yang bersangkutan berjanji besok akan datang ke Polsek,” ujarnya. (slNews.com – rul).

 

No Responses

Tinggalkan Balasan