SHOPPING CART

close

TMMD ke – 99 Berakhir, Warga Kangen TNI

 

Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng bersama Warga Desa Pengenjek, tengah bercengrama terkait dengan pelaksanaan TMMD ke – 99 Tahun 2017, disalah satu Pos Kambling yang dibangun diwilayah Desa Pengenjek.

Lombok Tengah, SuaraLombokNEWS.com | Selama pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke –  99 Tahun 2017 wilayah Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) di Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Loteng, Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng yang diterjunkan dalam program TMMD itu tinggal dirumah – rumah warga setempat. Tidak itu saja, Prajurit TNI juga makan bersama warga, serta bergotong – royong bersama warga membangun sejumlah pasilitas umum, seperti MCK, Pos Kambling, Jalan dan Jembatan.

Pasca ditutupnya pelaksanaan Program TMMD ke – 99, Tanggal 2 Agustus 2017 lalu, Masyarakat Desa Pengenjek, merasa kesepian tanpa kehadiran Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng.

Masyarakat merasa rindu, dan ingin selalu bersama Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng, seperti selama pelaksanaan TMMD ke – 99 Tahun 2017.” Setelah penutupan TMMD Kami (masyarakat – red) merasa kesepian, karena  kehadiran TNI selama TMMD mampu menciptakan suasana kekeluargaan, aman, dan nyaman. Suasana itu  sangat kami rindukan,” cerita Kepala Desa (Kades) Pengenjek Irwan Sosiasi, kepada SuaraLombokNEWS.com belum lama ini.

Kegiatan Fisik TMMD ke – 99 meliputi, pembangunan Jembatan, Jalan Baru, Talut, MCK,  Pos Kampling, dan kegiatan non Fisik meliputi, pengobatan geratis, Bazar Semako Murah, Penyuluhan KB, dan sosialisasi wawasan kebangsaan, melalui pemutaran Film G30 S/PKI, yang sukses dilaksanakan Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng, dampak dan manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Pengenjek dan sekitarnya.”  Sarana dan prasarana yang telah dibangun TNI manfaatnya dan dampaknya sangat dirasakan masyarakat, untuk itu kami berharap program TMMD bisa terus di tingkatkan, bila perlu setahun dua kali, di satu Desa,” kata Irwan Sosiadi.

Selama pelaksanaan Program TMMD ke 99 Tahun 2017, Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng bahu  membahu bersama  masyarakat membangun Inprastruktur jalan, jembatan, MCK, Pos Kampling dan sejumlah kegiatan Fisik lainnya. Di sela –sela kegiatan Fisik , Prajurit TNI bercengrama, saling bertukar fikiran dan berdiskusi dengan masyarakat. Dalam kegiatan Fisik dan non Fisik itu, nampak dengan jelas terwujudnya kemanunggalan TNI “ Bersama Rakyat, TNI Kuat”.” Ya jujur saja, kami merasa sangat kesepian ditinggal bapak – bapak Tentara. Biasanya setiap hari selama TMMD, kami selalu bersama, saling berbagi, bercerita, tertawa bersama, pekerjaan yang berat menjadi ringan, tetapi setelah TMMD selesai  menjadi sepi, seperti ada yang hilang,” sambung Bun Gini Desa Pengenjek Badarudin.

Untuk mengobati rasa rindu kepada Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng, masyarakat Desa Pengenjek, memanfaatkan serta menjaga sarana dan prasarana yang telah dibangun bersama Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng.

Dengan dibukanya sejumlah ruas jalan, Jembatan dan Pos Kampling, situasi Kamtibmas di wilayah Desa Pengenjek sangat Kondusif. Jalan dan Jembatan yang sebelumnya tidak bisa dilintasi, saat ini manfaat dan dampaknya  telah dirasakan masyarakat. Masyarakat yang sebelumnya malas, melaksanakan Ronda Malam, dengan telah dibangunnya Pos Kampling, menjadi rajin dan rutin melaksanakan Roda Malam.”  Kami sangat kesepian setelah bapak Tentara Pulang, selama pelaksanaan TMMD kami selalu bersama dan bapak Tentara selama ini sudah  kami anggap seperti saudara, bekerja bersama, makan bersama, tanpa memandang gelar, status dan kedudukan, kami hannya bisa mengucapkan Terima Kasih kepada Bapak Tentara,” ujar tokoh agama Desa Pengenjek Ustaz Masdan. (slNEWS.com – rul).

Tags:

0 thoughts on “TMMD ke – 99 Berakhir, Warga Kangen TNI

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK