Pemdes Bonder Izinkan Kecimol Berjoget

Pemdes Bonder Izinkan Kecimol Berjoget

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Sejumlah Desa/Kelurahan di Bumi Tatas Tuhu Trasna melarang Kesenian Musik Kecimol masuk kewilayah Desa / Kelurahan untuk mengiringi acara Nyongkolan.

Tetapi tidak bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Bonder Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah (Loteng).

Dibawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Bonder Lalu Hamzan Wadi, Pemdes Bonder membolehkan Kecimol masuk ke wilayah Desa Bonder dan mengizinkan masyarakat  yang mengelar acara Nyongkolan diiringi Kesenian Grup Musik Kecimol.” Kami bebaskan Kecimol masuk ke wilayah Desa Bonder,” terang Lalu Hamzan, Senin, (10/4/2017).

Masyarakat Desa Bonder tidak mempersoalkan masyarakat dari luar Desa Bonder yang masuk Nyongkolan kedalam wilayah Desa Bonder dengan diiringi Grup Musik Kecimol, asalkan bisa menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama melaksanakan acara Nyongkolan.” Silakan saja, tidak ada masalah, asalkan menjaga keamanan,” kata Lalu Hamzan.

Menurut Lalu Hamzan, Kecimol merupakan seni musik. Kehadiran Grup Musik Kecimol di tengah – tengah masyarakat sangat diharapan. Pasalnya ada masyarakat yang masih haus dengan hiburan.” Kecimol itu termasuk seni, kalau pribadi saya Kecimol sangat menghibur masyarakat, karena maklum saja ada masyarakat  yang masih butuh hiburan,” ucapnya.

Melarang Kecimol lanjut Lalu Hamzan sama artinya dengan memutus mata rantai Rezeki sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Grup Musik Kecimol, karena selain bisa menjadi huburan masyarakat, Kecimol juga bisa menjadi lapangan pekerjaan musiman.” Kalau kita larang sama artinya dengan memutus Rezeki orang,” tuturnya.

Untuk menjamin situasi Kamtibmas yang tertib, aman dan kondusif, selama pelaksanaan Nyongkolan yang diiringi Grup Musik Kecimol, Pemdes Bonder menerjunkan Angota Badan Keamanan Desa (BKD) Bonder.

Anggota BKD yang diterjunkan itu bertugas mengawal dan mengawasi jalannya kegiatan Nyonkolan baik itu yang di iringi Grup Musik Kecimol maupun Musik Tradisional Gendang Beleq.” BKD kita terjunkan semua untuk mengawal dan mengawasi jalannya acara Nyongkolan. Bukan hannya Kecimol saja yang dikawal, tetapi Gendang Beleq juga kita kawal,” ujar Lalu Hamzan. (slnews.com – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan