Kadis Budpar Minta ITDC Ramah Lingkungan

Kadis Budpar Minta ITDC Ramah Lingkungan

Lombok Tengah, SuaraLombokNews, – Proses pengembangan dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Risort Kuta Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah, tidak berjalan mulus seperti yang direncanakan dan diharapkan.

Sejumlah persoalan lahan antara warga dengan pihak PT.Indonesia Tourism Devlopmen Corforations (ITDC) terkuak dan menjadi polemik ditengah – tengah masyarakat sekitar KEK Mandalika Risort Kuta Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah.

Mengamati polemik dan persoalan yang terjadi ditengah – tengah masyarakat sekitar KEK Mandalika Risort Kuta itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Tengah HL. Muhamad Putria, meminta dan berpesan kepada pihak PT. ITDC selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberikan kepercayaan oleh pemerintah Pusat mengelola dan menata KEK Mandalika Risort Kuta untuk bersikap ramah lingkungan khususnya kepada masyarakat sekitar KEK Mandalika Risort Kuta.”ITDC itu BUMN yang diberikan kepercayaan oleh pemerintah pusat untuk mengembangkan dan mempercepat proses pembangunan di KEK Mandalika Risort. Untuk itu ITDC harus Ramah Lingkungan, khususnya kepada masyarakat sekitar KEK Mandalika Risort,” kata HL. Muhamad Putria, Selasa, (18/10/2016).

Menurut HL. Muhamad Putria, ada tiga pilar penting yang berperan aktif dalam pembangunan khususnya di sektor Pariwisata,yakni Masyarakat, Pemerintah dan pelaku atau pemerhati Pariwisata.” Tiga pilar itu harus saling bersinergi, tidak bisa berjalan sendiri – sendiri, untuk itu sekali lagi ITDC harus Ramah Lingkungan,” ucapnya.

Dirinya selaku Kadisbudpar dan Masyarakat bagian selatan Lombok Tengah, sangat mendukung dan mendambakan program pembangunan yang saat ini tengah berlangsung di KEK Mandalika Risort Kuta. “ selaku bagian dari masyarakat, saya sangat mendukung dan mendambakan pembangunan. Dan masyarakat menggantungkan harapannya pada pembangunan itu. Untuk itu pesan saya ITDC harus berkoordinasi dengan Pemerintah dan masyarakat, sehingga tidak terkesan berjalan sendiri – sendiri,” harap HL. Muhamad Putria. |rul

No Responses

Tinggalkan Balasan