Puluhan Ibu Rumah Tangga di Lombok Tengah Terjangkit HIV/AIDS

Puluhan Ibu Rumah Tangga di Lombok Tengah  Terjangkit  HIV/AIDS

Lombok Tengah, SuaraLombokNews, – Kasus penderita “human immunodeficiency virus / acquired immuno deficiency syndrome” (HIV/AIDS) di Bumi Tatas Tuhu Trasna Tahun 2016 ini  menimpa puluhan ibu rumah tangga yang tertular dari suaminya. “Kami mencatat jumlah penderita HIV/AIDS di Lombok Tengah per bulan Agustus 2016 yang masih hidup sekitar 155 orang,” kata  Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Lombok Tengah HL. Sabit, Rabu,(12/10/2016).

Menurut HL. Sabit, Hingga saat  ini, HIV/AIDS belum ditemukan obatnya, dan  penularan penyakit HIV/AIDS cukup mengkhawatirkan dan menjadikan ancaman karena dari tahun ke tahun jumlah penderita HIV/AIDS  terus meningkat . Karena itu, KPA Lombok Tengah bersama pemerintah daerah terus mengoptimalkan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman bahaya penyakit tersebut.
HL.Sabit mengatakan,  kebanyakan penderita itu teridentifikasi ibu rumah tangga yang tertular dari suaminya yang terlebih dahulu positif HIV/AIDS. Penyebaran penderita HIV/AIDS karena ditularkan melalui jarum suntik, narkoba, dan hubungan seks bebas. Selain itu, terjadi transfusi darah dari penderita yang positif terkena virus HIV/AIDS kepada orang yang negatif. Begitu juga bayi yang menyusui dari ibunya yang positif penyakit HIV/AIDS.”Kami minta peran serta tokoh agama, keluarga dan masyarakat bisa mencegah penyebaran penyakit yang mematikan itu. Dan sebagian besar yang terjangkit itu Ibu Rumah Tangga,” katanya.

Untuk penderita laki-laki, terangnya terjadi lantaran gonta-ganti pasangan. Sedangkan perempuan, akibat proses kelahiran, hingga penyebab dari suami yang seringkali “jajan di luar”. Untuk itulah, bagi laki-laki yang sering “jajan di luar” disarankan menggunakan alat pengaman berupa kondom. Jika tidak, penyakit itu justru tertular pada istri atau pasangan lainnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah menggandeng lima Puskesmas sebagai contoh, guna mendeteksi penderita HIV/AIDS. Sebut saja, Puskesmas Praya, Mujur, Mantang, Kuta dan Jonggat. “Bagi yang merasa, silakan saja kunjungi Puskemas yang dimaksud. Nama dan identitas kami rahasiakan,” ujar HL. Sabit. |rul.hl-sabit

No Responses

Tinggalkan Balasan