Polisi Dalami Kasus Pengeroyokan Guru SMA Negeri 1 Pringgarata

Polisi Dalami Kasus Pengeroyokan Guru SMA Negeri 1 Pringgarata

Lombok Tengah, SuaraLombokNews, -Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  Lombok Tengah, resmi melaporkan kasus  kekerasan terhadap M. Rijalul Kirom, S.Pd Guru SMA Negeri 1 Pringgarata Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah (Loteng) ke Kepolisian Polres Loteng.

PGRI tidak terima  dan mengecam aksi pengeroyokan Guru tersebut, dan meminta kepada pihak Kepolisian Polres Loteng untuk mengusut dan memproses oknum warga yang melakukan pengeroyokan terhadap Guru SMA Negeri 1 Pringgarata tersebut.

Saat ini kasus pengeroyokan Guru SMA Negeri 1 Pringgarata yang dilakukan oleh oknum warga setempat itu masih ditangani dan didalami pihak penyidik Satreskrim Polres Lombok Tengah.” Kasus pengeroyokan Guru SMA Negeri 1 Pringgarata itu masih dalam proses hukum,” terang Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP. Arjuna Wijaya, Rabu,(12/10/2016).

Untuk menindaklanjuti kasus pengeroyokan Guru SMA Negeri 1 Pringgarata itu, penyidik Sat Reskrim Polres Lombok Tengah meminta keterangan atau kesaksian dari berbagai pihak, termasuk dari saksi mata dan pihak SMA Negeri 1 Pringgarata.” Penyidik masih meminta keterangan dari berbagai pihak dan meminta keterangan dari saksi – saksi,” ujar AKP. Arjuna.

Dengan dilaporkannya kasus pengeroyokan Guru SMA Negeri 1 Pringgarata, diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak. Dan pihak kepolisian diminta untuk menangani kasus pengeroyokan itu secara profesional sesuai dengan UU yang berlaku.” Semoga itu menjadi  pelajaran kita semua, jangan sampai terulang lagi. Dan Komite akan mendukung sepenuhnya apa yang menjadi keputusan PGRI,” sambung Ketua Komite SMA Negeri 1 Pringarata Hairil Anwar.

Untuk persoalan antara siswa yang  diduga menjadi pemicu terjadinya aksi pengeroyokan Guru tersebut, lanjut Hairil, telah diselesaikan di internal SMA Negeri 1 Pringgarata.” Informasi dari Wakasek Kurikulum siswa itu ikut ulangan pertengahan semester,  dan persoalan antara siswa dan guru itu sudah diselesaikan di internal sekolah,” ujar Hairil.

Sebelumnya M. Rijalul Kirom, S.Pd Guru SMA Negeri 1 Pringgarata  babuk belur di keroyok oknum warga setempat,  Selasa, (27/9/2016)  lalu.

Kejadian pengeroyokan itu terjadi di halaman SMA Negeri 1 Pringgarata pada saat proses belajar mengajar tengah berlangsung.

Pada saat kejadian, ratusan oknum warga sekitar mendatangi SMA Negeri 1 Pringgarata dengan tujuan untuk mencari M. Rijalul Kirom, S.Pd.

Saat itu M. Rijalul Kirom, S.Pd  tengah menjalankan  proses belajar mengajar Mata Pelajaran Matematika di kelas XI.

Oleh oknum warga, M. Rijalul Kirom, S.Pd di geret keluar dari ruang kelas menuju halaman SMA Negeri 1 Pringgarata, dan korban langsung dianiyaya secara membabi buta oleh oknum warga tersebut. |rulkasat-reskrim-polres-loteng-akp-arjuna

No Responses

Tinggalkan Balasan