8 Polisi Gugur di Musibah Gempa dan Tsunami Palu – Donggala
SUARALOMBOKNEWS.COM | Dari data BNPB, Sabtu, (29/9/2018) per pukul 13.00 WIB, tercatat 384 orang meninggal, 540 orang luka-luka, dan 29 orang dinyatakan hilang di Kelurahan Pantoloan Induk, Palu akibat bencana Gempa 7,4 SR dan Tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat sore (28/9/2018).
Data jumlah korban meninggal dunia, dan hilang itu terdapat 8 Anggota Polri.”Anggota Polri yang jadi korban delapan orang. Namun, masih dicari lagi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Sabtu (29/9/2018).
Untuk proses evakuasi di titik – titik terdampak Bencana Gempa dan Tsunami, Polri mengerahkan 300 personil ke Palu dan Donggala.
Selain melalui jalur Udara, Proses evakuasi juga akan tetap dicoba melalui jalur Darat meskipun kondisi jalan terputus akibat diguncang Gempa.7,4 SR.”Ada tiga ratus personel sudah di lapangan. Lalu ada pasukan Polri satu SSK (satuan setingkat kompi) dari Palu, satu SSK dari Gorontalo, satu SSK dari Sulawesi Barat, menuju lokasi. Kemungkinan ketiga SSK akan tiba besok (Minggu pagi, 30/9), jalur darat akan dicoba dilalui walau jalur darat terputus,” jelas Brigjen Dedi.
Brigjen Dedi menambahkan saat ini proses evakuasi masih terkendala karena peralatan yang digunakan saat ini masih minim dan jumlahnya terbatas.”Kondisi (proses) evakuasi di sekitar pantai yang terlihat. Kalau yang belum berhasil evakuasi reruntuhan bangunan. Peralatan sangat terbatas,” ujar Dedi. [Tim Redaksi slNews.com]

Tinggalkan Balasan