SHOPPING CART

close

Lantik Anggota BPD, Bupati Lombok Tengah Ungkap Rencana Kompleks Rumah Ibadah Enam Agama di The Mandalika

Pembangunan komplek rumah ibadah 6 agama di Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan Anggota BPD se Lombok Tengah di Bencingah Masmirah Lombok Tengah, NTB, Kamis, (27/8/2026)

SUARALOMBOKNEWS | Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip,. M.Ap,. secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Lombok Tengah untuk masa bakti 2026-2034, di Bencingah Masmirah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (27/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, H. Lalu Pathul Bahri mengungkapkan rencana pembangunan kompleks rumah ibadah bagi enam agama yang diakui di Indonesia dalam satu kawasan terpadu yang direncanakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Rencana tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan tersedianya fasilitas keagamaan yang representatif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kehidupan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Lombok Tengah.

Ketua DPD Gerindra NTB itu menegaskan, pembangunan fasilitas keagamaan harus dilandasi prinsip keadilan dan proporsionalitas. Menurutnya, pembangunan daerah selama ini tidak terlepas dari kontribusi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.“Kita harus membuka mata dengan jernih bahwa pendapatan masyarakat, negara, dan terutama pemerintah daerah selama ini juga bersumber dari seluruh pemeluk agama yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kebutuhan rumah ibadah yang representatif sudah sepatutnya menjadi kebutuhan semua umat beragama yang harus dipenuhi secara adil dan proporsional,” tegas Lalu Pathul.

Lalu Pathuli menyampaikan, gagasan kompleks rumah ibadah tersebut diarahkan untuk menyediakan ruang ibadah yang layak bagi umat dari enam agama yang diakui di Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Konsep kawasan terpadu tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas peribadatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merawat keberagaman serta menciptakan ruang interaksi sosial yang harmonis.

Menurut Lalu Pathul, kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah berasal dari berbagai sektor, termasuk pajak, retribusi dan aktivitas ekonomi. Karena itu, manfaat pembangunan, termasuk fasilitas publik dan keagamaan, diharapkan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

Selain menyampaikan rencana tersebut, Lalu Pathul juga meminta anggota BPD yang baru dilantik agar mampu menjalankan fungsi representasi masyarakat secara inklusif.

BPD diharapkan tidak hanya berperan dalam urusan pemerintahan dan pembangunan desa, tetapi juga mampu menjaring aspirasi masyarakat terkait berbagai kebutuhan dasar, termasuk kebutuhan sosial dan keagamaan.“BPD harus peka terhadap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi masyarakat harus dijaring dan diperjuangkan melalui proses pembangunan desa sesuai ketentuan yang berlaku,” pesan Lalu Pathul.

Lalu Pathul menilai, keberadaan rumah ibadah yang layak dan representatif bagi setiap umat beragama dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kerukunan sosial.

Kondisi tersebut dinilai penting bagi Lombok Tengah yang saat ini terus berkembang sebagai salah satu daerah tujuan investasi dan pariwisata di NTB..

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat dapat terus dijaga. Keberagaman agama dan keyakinan, menurut pemerintah daerah, harus menjadi kekuatan sosial dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rencana pembangunan kompleks rumah ibadah enam agama tersebut selanjutnya perlu diterjemahkan melalui perencanaan dan mekanisme pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian, gagasan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat diwujudkan melalui proses perencanaan yang matang, partisipatif, dan tetap memperhatikan aspirasi serta kebutuhan masing-masing umat beragama. [SLNews – Rul]

Tags:

0 thoughts on “Lantik Anggota BPD, Bupati Lombok Tengah Ungkap Rencana Kompleks Rumah Ibadah Enam Agama di The Mandalika

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Agustus 2026
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

STATISTIK