SHOPPING CART

close

Lokasi Relokasi 50 KK Nelayan Pantai Mawun Lombok Tengah Belum Pasti, Minta Lokasi Tetap Dekat Pantai

Nelayan Pantai Mawun Tunggu Kepastian Lokasi Relokasi
Pertemuan Nelayan dengan BPD Tumpak dan Penanggung Jawab Proyek milik Investor di Kawasan Pantai Mawun, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Minggu, (20/9/2026).

SUARALOMBOKNEWS | Nelayan di kawasan Pantai Mawun, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), disebut bukan menolak rencana relokasi yang berkaitan dengan pembangunan oleh investor di kawasan tersebut.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tumpak, Ilham, mengatakan para nelayan masih melakukan komunikasi dan menunggu kejelasan mengenai lokasi lahan yang akan dijadikan tempat relokasi.“Bukan menolak untuk direlokasi. Nelayan masih komunikasi dengan penanggung jawab proyek investor, nama Investornya pak Sofyan. Untuk lokasi relokasi sampai sekarang belum ada titik temu dan belum ada kejelasan terkait lokasi lahannya,” kata Ilham, Senin (21/9/2026).

Menurut Ilham, jumlah nelayan yang selama ini beraktivitas di Pantai Mawun mencapai sekitar 50 kepala keluarga (KK).

Ia menjelaskan, lahan milik warga setempat yang berada di kawasan tersebut sebelumnya telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) dan telah dibeli oleh pihak investor.“Nelayan sebelumnya tidak menolak. Cuman setidaknya ada relokasi yang layak dan lokasinya tidak jauh dari pantai,” ujarnya.

Ilham menegaskan, lokasi relokasi menjadi salah satu hal penting bagi para nelayan. Mereka berharap tempat yang disediakan nantinya tetap berada tidak jauh dari pantai, sehingga aktivitas nelayan tetap dapat berjalan. “Yang penting tidak jauh dari pantai, supaya nelayan bisa memantau perahu dan menyandarkan perahunya,” jelasnya.

Ilham mengatakan, pihaknya masih menunggu pertemuan dan diskusi lanjutan bersama penanggung jawab proyek investor tersebut. Hal itu dinilai penting agar keberadaan proyek investor tidak terganggu, namun di sisi lain aktivitas dan kepentingan nelayan juga tidak terdampak.

Dalam musyawarah antara penanggung jawab proyek investor, BPD dan nelayan yang berlangsung di Pantai Mawun, Minggu (20/9/2026), menurut Ilham, belum ada kepastian mengenai lokasi relokasi.“Dalam musyawarah kemarin belum ada yang memberikan kepastian. Kita masih menunggu Pak Sofyan,” katanya.

Ilham menambahkan, BPD Tumpak pada prinsipnya berperan mendengarkan dan menampung aspirasi masyarakat, termasuk para nelayan yang terdampak rencana pembangunan.

Ia menyebutkan, pemilik proyek investor juga telah menyampaikan adanya rencana untuk memperhatikan kepentingan masyarakat dan nelayan.“Pak Sofyan sudah ada rencana memperhatikan masyarakat dan nelayan. Kalau nanti tidak sesuai dengan keinginan nelayan, kita akan berupaya melindungi nelayan,” tegas Ilham.

BPD Tumpak berharap proses komunikasi antara investor, pemerintah desa, BPD dan para nelayan dapat terus dilakukan untuk menemukan solusi yang dapat diterima semua pihak.

Dengan demikian, rencana pembangunan di kawasan Pantai Mawun dapat berjalan tanpa mengabaikan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat, khususnya para nelayan setempat. [SLNews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Lokasi Relokasi 50 KK Nelayan Pantai Mawun Lombok Tengah Belum Pasti, Minta Lokasi Tetap Dekat Pantai

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

September 2026
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

STATISTIK