Ketum Partai Republiku Datang ke NTB Beri Motivasi Kader Untuk Menangkan Pemilu 2024

MATARAM | Ketua Umum (Ketum) Partai Republiku (Partai Republik Indonesia), Ramses David Simanjuntak, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kedatangan Ketum Partai Republiku, Ramses David Simanjuntak didampingi Ketua Kaderisasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Republiku, Yustinus Stein Siahaan di Provinsi NTB disambut oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Republiku NTB, H. Akarudin, Sekretaris DPW Partai Republiku, Mustafa Haris dan para Ketua serta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Republiku dari 10 Kabupaten/Kota di NTB disalah satu Hotel di Kota Mataram, Senin, (22/8/2022).
Kedatangan Ramses David Simanjuntak ke Provinsi NTB untuk memberikan motivasi kepada para kader partai, para Ketua dan Pengurus DPW dan DPC serta untuk memastikan persiapan Pemilu Tahun 2024 mendatang.” Saya datang ke NTB untuk memberikan motivasi kepada kader – kader Partai Republiku tanpa memandang suku, ras dan agamanya, dan untuk memastikan persiapan kader Partai Republiku di Provinsi NTB ini dalam menghadapi Pemilu 2024,” ucapnya
Setiap kader partai kata Ramses David Simanjuntak, harus bisa menjadi mesin penggerak dari partainya sendiri, sekaligus untuk membesarkan partai dengan melakukan sosialisasi rutin kepada seluruh masyarakat NTB.
Misi besar Partai Republiku lanjut, Ramses David Simanjuntak untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Hal ini bermakna setiap kader Partai Republiku berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat di Indonesia khususnya di Provinsi NTB. “Kader Partai Republiku harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bisa dengan memperluas lapangan pekerjaan, sehingga kehidupan masyarakat kedepan bisa lebih sejahtera,” ucapnya
Ramses David Simanjuntak mengungkapkan, Partai Republiku juga memiliki Visi Indonesia bermartabat, yang bermakna bangsa bermartabat tidak menjajah hak dari rakyatnya baik dari segi pikiran maupun kepribadiannya. “Wujud Partai Republiku bisa membangun Masyarakat NTB dengan memanfaatkan potensi kekayaan alam yang ada, mulai dari kekayaan sumber daya alam (SDA), Pertanian, Peternakan dan Pariwisata, terlebih lagi saat ini NTB menjadi daerah kunjungan wisata Nasional dan Internasional,” sebutnya
Melalui visi dan misi Partai Republiku, masing-masing kader yang ada di setiap wilayah ditargetkan 100 persen untuk memenangkan Partai Republiku khususnya di Provinsi NTB. “ DPP, DPW dan DPC harus memiliki target memenangkan Partai, minimal harus mendapatkan 20 persen. Kalau kurang dari 20 persen, lebih baik mundur atau kita mundurkan. Kalau mendapatkan 20 persen, maka DPW, DPC akan diberikan hak otonom untuk menentukan dan mengusung Calon Kepala Daerah, tanpa harus menyetor mahar ke DPP. Begitu pula dengan DPP, kalau mendapatkan lebih dari 20 persen, maka free untuk menentukan dan mengusung Calon Presiden,” tegas Ramses.
Ditempat yang sama, Sekretaris DPW Partai Republiku Provinsi NTB, Mustafa Haris menegaskan, kader Partai Republiku siap membesarkan dan memenangkan Partai Republiku di NTB pada Pemilu 2024 mendatang.
Mustafa Haris juga optimistis bisa memenangkan Pemilu 2024 di Provinsi NTB. “ Partai baru, tetapi kader – kadernya dari unsur tokoh agama, masyarakat dan telah lama bergerak di bidang Partai Politik, InsyaAllah Partai Republiku menjadi Partai Pemenang Pemilu dan semua kepengurusan dari 10 Kabupaten / Kota se NTB sudah terisi semua, bahkan mesin Politik sudah berjalan,” ujarnya.
Dari Provinsi NTB, Ketum Partai Republiku, Ramses David Simanjuntak bersama rombongan akan terbang ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka memberikan motivasi kepada para Kader Partai Republiku Provinsi NTT.
Sebanyak 24 partai politik dipastikan lolos ke tahap verifikasi administrasi Pemilu 2024, setelah berkas pendaftaran mereka dinyatakan lengkap oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI salah satunya Partai Republiku.
Proses verifikasi administrasi akan dilangsungkan hingga 11 September dan hasilnya diumumkan pada 14 September 2022. Nantinya, parpol yang kini duduk di parlemen yang berhasil lolos proses verifikasi administrasi akan ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2024.
Sementara parpol non parlemen yang berhasil lolos verifikasi administrasi, akan menjalani verifikasi faktual di lapangan untuk bisa ikut sebagai peserta Pemilu 2024. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan