Dengar Jeritan Anak Yatim di Lombok Tengah, Yayasan GIB Kuras Kas Hasil Ngamen

LOMBOK TENGAH | Yayasan Gema Insan Berdikari (GIB) yang salah satu pendirinya Anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, Desa Puyung, Polsek Jonggat, Bripka Ilham Wahyudi memberikan bantuan uang tunai untuk biaya masuk sekolah kepada anak yatim Siti Maesarah dan Jumari yang putus sekolah, warga Dusun Gontoran, Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). “ GIB menerima informasi dari warga ada anak yatim, Siti Maesaah yang ingin melanjutkan sekolah ke MAN 2 Lombok Tengah. Namun Siti tidak punya biaya dan akhirnya mencari sekolah lain yang gratis dan diterima di sekolah SMK yang gratis dan ditanggung biaya sampai selesai. Sekarang sekolah sudah ada yang menerima dan mau membantu Siti, namu yang masih mengganjal di sadari Siti adalah biaya untuk membeli seragam sekolah,” kata salah satu pendiri Yayasan GIB, Bripka Ilham Wahyudi, Jumat, (22/7/2022).
Kedua anak yatim itu ingin melanjutkan sekolah dan tidak ingin melanjutkan sekolah, sehingga bisa mendapatkan ilmu pendidikan seperti anak lainnya. “ Meskipun anak yatim, Siti berharap supaya bisa mendapatkan ilmu pendidikan yang layak. Dan Jumari yang kedua orang tuanya sudah tidak ada dan putus sekolah sudah 1 tahun karena tidak ada biaya sekolah juga berharap mendapatkan pendidikan yang layak,” sambung Ketua Yayasan GIB, H. Salehudin
Bantuan dana yang diberikan kepada kedua anak yatim itu bersumber dari hasil ngamen dan penggalangan dana oleh Yayasan GIB serta dari para donatur yang peduli kepada anak yatim. “Syukur Alhamdulillah kami dari yayasan GIB masih punya KAS dari hasil ngamen menggalang dana dan dari para donatur yang peduli terhadap anak yatim bisa kita sisihkan buat mereka membeli seragam untuk saudari Siti Maesarah dan saudara Jumari, walaupun ala kadar yang bisa kita bantu buat mereka, namun sangat berharga sekali buat mereka,” kata Salehudin
Yayasan GIB berharap ada pihak – pihak yang mau mendengar jeritan anak yatim dan mau menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu anak yatim. “Harapan dari Yayasan GIB semoga kita punya orang orang yang bisa mendengar jeritan dari anak yatim piatu kita, mungkin ada yang sudah tersentuh dan ada juga yang belum tersentuh, mari kita bersama sama perhatikan mereka (anak yatim),” harap Salehudin. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan