Penampilan Grup Musik Gambus Mandalika, Tutup Peringatan Nuzulul Quran Yang Digelar Rames Al Hakim Ujung

LOMBOK TENGAH | Remaja Masjid (Remas) Al Hakim Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar peringatan nuzulul Qur’an dari tanggal 21 – 26 April 2022 yang lokasi kegiatannya dilaksanakan di halaman Masjid Al Hakim Ujung yang terletak di depan Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika. “ Alhamdulillah kegiatan peringatan nuzulul Qur’an berakhir malam ini (Selasa malam, 26/4). Rangkaian penutupan kegiatan peringatan nuzulul Qur’an dihadiri langsung oleh, TGH. Lalu Abdurrahman Athar dan TGH. Azis Asarif dan dimeriahkan oleh penampilan Grup Musik Gambus Mandalika,” kata Ketua Panitia Peringatan Nuzulul Qur’an Remaja Masjid Al Hakim Ujung, Budiman, Selasa malam, (26/4/2022).
Selama kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an, dilaksanakan berbagai mata lomba dan kegiatan bernuansa islami yakni, Lomba adzan tingkat dewasa, Lomba adzan tingkat anak – anak, Lomba bacaan ayat2 pendek tingkat anak-anak, Lomba tadarrus tingkat dewasa, Lomba cerdas cermat tingkat dewasa, Lomba cerdas cermat tingkat anak-anak, Lomba baca khutbah tingkat dewasa dan Pawai Sepeda Motor Islami Ramadhan 1443 H/2022 M. “Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dari awal sampai dengan malam penutupan berjalan dengan lancar. Atas nama panitia kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mensukseskan kegiatan Peringatan nuzulul Qur’an,” ucap Diman
Diman menyebutkan bahwa bulan Ramadhan menjadi bulan yang mulia bagi umat islam di seluruh dunia. “Salah satunya, bertepatan dengan peristiwa Nuzulul Qur’an yaitu peristiwa pertama kali diturunkannya wahyu Allah SWT berupa Al-Qur’an di bumi kepada Nabi Muhammad SAW,” sebutnya
Diman mengajak kepada seluruh umat islam untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai ajang mencari pahala dan keberkahan, salah satunya dengan menjaga tradisi kegiatan tadarus Al-Qur’an. “Jadi sebetulnya nuzulul quran bukan hanya sekedar memperingati pada saat awal wahyu diturunkan di gua hira pada awal bulan puasa. Oleh karena itu, kita harus melanjutkan tradisi pada masa rasulullah yaitu tadarus Al-Qur’an,” pungkasnya. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan