SHOPPING CART

close

UNRAM Latih 5 Desa di Praya Timur Dibidang Hukum dan Kesehatan

PBH Unram
Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar Unram memberikan pelatihan hukum kepada lima Desa di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, di Kantor Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, NTB, Senin, (7/6/2021)

LOMBOK TENGAH | Universitas Mataramb (Unram), Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar Unram memberikan pelatihan hukum kepada lima Desa di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Senin, (7/6/2021)
Pelatihan yang dilaksanakan di kantor Desa Semoyang itu diikuti oleh Kepala Desa (Kades), Ketua Badan Permusyawaran Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, Ketua Forum Kader Posyandu  serta Ketua Badan Keamanan Desa (BKD) dari lima desa yakni Desa Semoyang, Bilelando, Landah, Ganti dan Desa Marong.
Pelatihan itu mengulas seputar penyusunan Peraturan Desa (Perdes), Mediasi, Paralegal dan Tenaga Kesehatan Puskesmas, Klinik Kesehatan dan Klinik Hukum.
Kades Semoyang, Zulkarnaen yang mewakili lima Kades menyampaikan, kegiatan pelatihan itu mendapat respons baik oleh rekan-rekan Kades di Kecamatan Praya Timur, karena ini kesempatan emas bagi lima desa untuk memberikan pembelajaran hukum dan kesehatan seluas-luasnya bagi masyarakat. Makanya, ketika ada niatan dari rekan-rekan Unram dan Polda NTB melaksanakan pelatihan ini, pihaknya siap sebagai sasaran kemitraan. “Kegiatan ini sebenarnya akan dilaksanakan di desa lain, tapi dengan koordinasi, komunikasi dan kemitraan yang baik, bisa terlaksana di lima desa di Kecamatan Praya Timur,” kata Zulkarnaen
Menurut Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Kecamatan Praya Timur itu, pelatihan ini bakal menjadi awal jalinan kemitraan antara lima desa dengan Unram di bidang kesehatan dan hukum. Untuk itu, ia berharap kepada rekan-rekan Kades untuk menindaklanjuti kemitraan ini dengan serius. Karena ia melihat, ini sangat dibutuhkan dan perlu disebarluaskan di kalangan masyarakat di tengah banyaknya persoalan hukum terjadi di desa. Apalagi, tindaklanjut kegiatan ini tidak hanya sampai pelatihan saja, namun ada upaya pendampingan hukum juga untuk masyarakat. “Sebagai pelaksana pemerintahan di desa, kami haus akan ilmu dan pendampingan seperti ini. Alhamdulillah, ada perhatian dari Unram kepada kami, semoga apa yang menjadi tindak lajutnya ke depan bisa kita jalankan bersama dengan baik,” ucap Zulkarnaen
Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum Unram, Haerus Febrian Fitaurus menyampaikan, pelatihan ini bukan puncak dari program yang pihaknya jalankan ke lima desa di Kecamatan Praya Timur. Akan tetapi menjadi awal dari kerja-kerja pembinaan kepada masyarakat seperti yang selama ini digalakkan melalui Laboratorium dan Klinik Hukum Fakultas Hukum Unram. “Kami merencanakan pengabdian ke desa terus menerus yang nantinya akan kami namakan dengan sebutan One Day One Village,” sebutnya
Taurus mengatakan, pengabdian ini tergantung keinginan dan tindaklanjut dari desa. Karena jika berkenan, lima desa ini akan jadi desa binaannya. Ada banyak kegiatan yang bisa dimitrakan lebih jauh lagi ke depan dengan tujuan untuk membantu masyarakat. Baik soal hukum, kesehatan dan lainnya. Bisa juga, nantinya semua desa memiliki Klinik Hukum Desa. “Di Unram kita punnya klinik hukum yang di dalamnya ada pengacara yang sehari-harinya ditugaskan membantu pendampingan hukum kepada masyarakat kurang mampu,” katanya
Keberadaan klinik hukum desa yang akan terbentuk nantinya, hadir untuk mendampingi banyak hal kepada masyarakat. Seperti halnya klinik hukum yang sudah ada di Fakultas Hukum Unram saat ini. Dimana, pendampingan hukumnya menyasar hampir semua kabupaten/kota se-NTB. Terutama pendampingan hukum pada masyarakat kurang mampu dan anak-anak yang menjadi korban kejahatan. “Ke depan desa juga bisa seperti itu. Makanya kita punya hajatan agar acara ini berlanjut setelah karena niat kami fokus untuk bisa menjadi bagian yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Taurus
Ditempat yang sama, Tenaga Ahli  (Konsultan) Hukum Polda NTB, Djoko Djumadi menegaskan, keberadaan ahli hukum di kampus-kampus seperti Unram untuk melakukan pengabdian berupa pendampingan hukum kepada masyarakat secara sukarela. Sehingga, Unram membuka klinik konsultasi hukum. Hanya saja, karena kurangnya  informasi, tidak banyak masyarakat yang menggunakan jasanya. Untuk itu, pihaknya membuat program untuk datang ke lima desa yang ada di Kecamatan Praya Timur. Ke depan, baru menyasar desa-desa lainnya. “Sekarang kami fokus di lima desa di Pratim dulu, ke depan baru menyasar desa lainnya,” ungkapnya .
Dewan Pembina Lembaga Bantuan Hukum Relawan Sahabat Anak NTB itu juga menjelaskan, bahwa dalam program pengabdian masyarakat ini, Unram tidak hanya siap menjalin kemitraan pendampingan di bidang hukum saja akan tetapi di tiga bidang. Diantaranya, di bidang kesehatan, psikologi dan hukum.
Untuk di bidang kesehatan, rekan-rekan dari Fakultas Kedokteran juga siap. Demikian juga pada bidang psikologi, yang mana akan menghadirkan psikolog ke desa-desa. “Silakan kita tindaklanjuti, nanti ketika kami turun ke lima desa ini kita banyak berdiskusi. Kita bedah bersama, karena disitu pemerintah desa juga bisa ajak kami bedah soal penyusunan Perdes atau konsultasi pengelolaan keuangan desa,” ujar Djoko. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “UNRAM Latih 5 Desa di Praya Timur Dibidang Hukum dan Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Juni 2021
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

STATISTIK