SHOPPING CART

close

Potensi SAR Dilantih Basarnas Lakukan Penyelamatan di KEK The Mandalika

Basarnas
Poto bersama Plt Asisten I Setda Lombok Tengah, Murdi AP bersama Direktur Bina Potensi Basarnas Mochamad Hernanto, Kepala Kantor Basarnas Mataram Nanang Sigit PH, jajaran Forkompina dan OPD terkait Lingkup Pemkab Lombok Tengah usai acara pembukaan rapat koordinasi dan pelatihan potensi pencarian dan pertolongan tahun 2021 Basarnas di hotel Novotel Lombok di KEK The Mandalika, Desa Kuta, Kacamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin (7/6/2021)

LOMBOK TENGAH | Diwakili Plt Asisten I Setda Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Murdi AP, M.Si, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri turut membuka dan menghadiri Rapat Koordinasi dan Penyusunan Kontingensi dan Pelatihan Potensi SAR Teknis Pertolongan di Ketinggian yang dilaksanakan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di Hotel Novotel Lombok di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Senin, (7/6/2021).
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Direktur Bina Potensi Basarnas Mochamad Hernanto, didampingi Kepala Kantor Basarnas Mataram Nanang Sigit PH dan dihadiri jajaran Forkompina dan OPD terkait Lingkup Pemkab Lombok Tengah.
Dalam sambutan tertulis Bupati Lombok Tengah yang dibacakan Plt. Asisten I Setda Lombok Tengah, Murdi AP menyampaikan, sebuah kebanggan agenda ini dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah.
Basarnas kata Murdi, adalah salah satu elemen yang selalu terdepan dalam setiap kejadian bencana di tanah air, tidak terkecuali di Lombok Tengah. “Kiprah saudara – saudara yang tergabung dalam Basarnas akan terus selalu dinantikan oleh masyarakat, karena saudara-saudara selalu dekat dengan masyarakat dalam setiap momen bencana yang kita alami,” katanya
Peran penting dan strategis dari segenap anggota Basarnas, harus ditopang pula oleh dukungan anggaran yang memadai, sehingga kesejahteraan anggota Basarnas juga bisa menjadi lebih baik. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa tugas dari Basarnas selain sangat mulia juga memiliki risiko yang besar bagi keselamatan dirinya. “Maka sangat pantas apabila dari waktu ke waktu dukungan anggaran bagi Basarnas untuk ditingkatkan. Hal lainyang sangat penting juga untuk diperhatikan adalah peningkatan kapasitas para anggota Basarnas. kita harapkan melaui rapat koordinasi ini, yang akan dilanjutkan dengan agenda pelatihan bisa memberikan kita kesamaan persepsi untuk memberikan dukungan yang optimal bagi Basarnas dalam meningkatkan kesejahteraan dan keterampilan para anggotanya,” ucap Murdi
.”Maka secara khusus saya minta kepada  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah agar terus membangun koordinasi dengan Basarnas sehingga kita secara nyata ikut mendukung penguatan Basarnas dalam rangka memberikan pertolongan dalam setiap kejadian bencana,” tutup Murdi
Dalam pelatihan itu, Basarnas melatih sebanyak 25 orang orang potensi cari dan selamatkan (search and rescue, SAR) tentang upaya penyelamatan ketika terjadi kondisi membahayakan nyawa manusia di KEK Mandalika. “Teman – teman potensi SAR sangat kita butuhkan, makanya kami melatih sebanyak 25 orang lokal yang nantinya bisa memberikan respon bantuan kepada korban secara cepat,” kata Direktur Bina Potensi Basarnas Mochamad Hernanto.
KEK The Mandalika kata Hernanto, mendapat perhatian khusus dari Basarnas, karena KEK The Mandalika merupakan salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas, selain Borobudur, Danau Toba, Likupang, dan Labuan Bajo.
Kepedulian tersebut sudah diwujudkan dengan membentuk unit siaga SAR di KEK Mandalika, namun personilnya masih relatif sedikit, yakni hanya enam orang. Oleh sebab, itu dibutuhkan peran potensi SAR yang sudah diberikan pelatihan.
Sebelumnya juga Basarnas telah memberikan pelatihan pertolongan dan pencarian di perairan (rescue water) kepada potensi SAR di KEK The Mandalika. Kemudian berlanjut ke pelatihan penyelamatan dalam kondisi ketinggian. “Tidak hanya pengetahuan penyelamatan dalam kondisi ketinggian, laut dan darat, tapi potensi SAR juga mendapatkan pengetahuan dasar pertolongan medis,” tutur Hernanto
Pelatihan potensi SAR di KEK The Mandalika sangat penting dilakukan karena melihat kejadian kondisi membahayakan nyawa manusia yang sering terjadi di wilayah perairan laut selatan Lombok.
Sepanjang 2020 hingga Mei 2021, ada 14 kejadian kondisi membahayakan nyawa manusia di perairan laut selatan Lombok, termasuk di wilayah perairan laut KEK The Mandalika. “Itu menjadi perhatian kami, apalagi nanti saat banyak kunjungan, dalam kondisi pandemi Covid-19 saja seperti itu. Kami tidak berharap adanya musibah, tapi kami wajib mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan,” sambung Kepala Basarnas Mataram Nanang Sigit
Dalam rapat koordinasi tersebut, juga disusun rencana kontinjensi dengan pihak terkait untuk menyelaraskan fungsi peran masing-masing secara tertulis.
Hal itu sangat penting dilakukan untuk memberikan bukti kepada dunia bahwa KEK The Mandalika sudah memenuhi unsur protokol, kesehatan, keselamatan, dan keamanan bagi orang untuk berkunjung. “Pada saat kejadian, kita sudah memberikan respon dengan baik, otomatis akan menjadi daya tarik bagi orang dari berbagai wilayah bahwa di KEK Mandalika aman dan nyaman, sehingga akan menambah minat orang untuk berkunjung,” ujar Sigit. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Potensi SAR Dilantih Basarnas Lakukan Penyelamatan di KEK The Mandalika

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Juni 2021
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

STATISTIK