Peneliti Muda BRIN dan Visiting Professor Universiti Malaya Jajaki Kolaborasi Riset di Unram

SUARALOMBOKNEWS | Upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi riset antara Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat (NTB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta perguruan tinggi luar negeri terus dikembangkan.
Hal itu ditandai dengan kunjungan tiga peneliti muda BRIN ke Laboratorium Kimia Dasar Unram setelah sebelumnya memberikan Guest Lecture atau kuliah tamu di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unram, pada 1 September 2026.
Ketiga peneliti tersebut yakni Mario Leonardus, Ph.D., Dr. Yulizah Hanifah, dan Dr. Dita Ariyanti. Mereka masing-masing berasal dari Pusat Riset Kimia Molekuler, Pusat Riset Katalisis, dan Pusat Riset Mikrobiologi Terapan BRIN.
Dalam kunjungan tersebut, para peneliti berdiskusi dengan pengelola dan dosen Program Studi Kimia Unram terkait pemetaan kebutuhan penelitian, kemungkinan pemanfaatan fasilitas secara bersama, serta peluang pengembangan riset kolaboratif.
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan dokumen Implementation Agreement (IA) antara FMIPA Unram dengan tiga pusat riset BRIN.
Penandatanganan IA tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi riset strategis antara dosen dan peneliti, termasuk membuka peluang pemanfaatan fasilitas serta karakterisasi sampel yang tersedia di lingkungan BRIN.
Dengan kerja sama tersebut, diharapkan data penelitian yang dihasilkan dapat lebih komprehensif dan berkualitas.
Tidak hanya peneliti BRIN, Laboratorium Kimia Dasar Unram juga menerima kunjungan dua Visiting Professor Berdampak dari Malaysia pada 7 September 2026.
Keduanya yakni ChM Dr. Lee Kian Mun dan Dr. Karen Ng Lee Peng dari Universiti Malaya.
Dr. Lee bertugas di Nanotechnology and Catalysis Research Centre (NANOCAT), sementara Dr. Karen bernaung di Oral Cancer Research and Coordinating Centre (OCRCC), Universiti Malaya.
Dalam kunjungan tersebut, keduanya berkesempatan melihat secara langsung fasilitas dan instrumen penelitian yang tersedia di tiga lantai gedung Laboratorium Kimia Dasar Unram.
Kepala Laboratorium Kimia Dasar Unram, Made Ganesh Darmayanti, S.Pd., M.Si., Ph.D., menyambut baik kunjungan para peneliti BRIN maupun Visiting Professor dari Universiti Malaya tersebut.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan fasilitas dan kapasitas Laboratorium Kimia Dasar Unram sekaligus mengidentifikasi potensi kerja sama yang dapat dikembangkan.“Kunjungan seperti ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kami untuk memperkenalkan fasilitas dan kapasitas Laboratorium Kimia Dasar Unram sekaligus berdiskusi langsung dengan para peneliti mengenai peluang kolaborasi. Kami berharap keterbatasan fasilitas yang ada di lab tidak menjadi hambatan, tetapi justru menjadi pintu untuk membangun pola kerja sama dan resource sharing dalam memperkuat ekosistem penelitian,” ujar Made Ganesh Darmayanti.
Selain kunjungan laboratorium, rangkaian program Visiting Professor Berdampak juga mencakup General Lecture atau kuliah umum, workshop internasional, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta diskusi mengenai peluang kolaborasi riset internasional dengan dosen-dosen Program Studi Kimia FMIPA Unram.
Kehadiran para peneliti muda BRIN dan Visiting Professor dari Universiti Malaya diharapkan menjadi langkah awal untuk mempertemukan potensi, kepakaran, serta sumber daya penelitian.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas sekaligus memberikan dampak lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi. [SLNews – Rul]

Tinggalkan Balasan