Gandeng Dispar Lombok Tengah, UKM WMPM Unram Gelar Sosialisasi Tata Kelola Pariwisata di Air Terjun Babak Pelangi

SUARALOMBOKNEWS | Unit Kegiatan Mahasiswa Wahana Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram (UKM WMPM UNRAM), Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi Tata Kelola Pariwisata di Air Terjun Babak Pelangi di Dusun Reranteq, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah dengan mengangkat tema “Pengembangan Pariwisata Air Terjun Babak Pelangi Melalui Pendidikan Dan Manajemen Destinasi Di Dusun Reranteq” pada Rabu, 24 Desember 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan potensi wisata alam secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan materi langsung dari M. Kadran Hafifi A. Md.,Par., S.Pd, selaku Narasumber dari Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Tengah, yang memberikan pemaparan mengenai tata kelola destinasi, penguatan peran masyarakat, strategi promosi, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai daya tarik wisata.
Ketua UKM WMPM Unram, Moh. Ferdi Pirmansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan Desa. “Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen mahasiswa Unram untuk hadir di tengah masyarakat. Dengan menggandeng Dinas Pariwisata, kami berharap masyarakat mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih komprehensif terkait tata kelola wisata yang profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ditempat yang sama M. Kadran Hafifi A. Md.,Par., S.Pd selaku perwakilan Dinas Pariwisata Lombok Tengah dan selaku pemateri menegaskan pentingnya pengelolaan destinasi yang terencana.“Air Terjun Babak Pelangi memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan. Namun pengembangan harus dilakukan secara bertahap, melibatkan masyarakat, dan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,”tegasnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif bersama perangkat desa, pengelola wisata, pemuda desa, serta masyarakat setempat.
Diskusi membahas peluang pengembangan wisata, pengelolaan fasilitas, aksesibilitas, serta kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan.
Salah seorang warga Dusun Rerantiq, Desa Lantan, Rumenah menyampaikan pertanyaan terkait cara pengelolaan pariwisata Air Terjun Babak Pelangi agar semakin berkembang. Pertanyaan tersebut direspon dengan menekankan pentingnya struktur pengelola, tata kelola, dan output atau dampaknya terhadap masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) Rerantiq, Desa Lantan, Ahmad Suhendra menyampaikan ucapan terimakasih kepada penyelenggara kegiatan dan menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut.“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Unram dan Dinas Pariwisata. Ilmu yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengembangkan wisata Babak Pelangi ke arah yang lebih baik,”ucapnya
Melalui kegiatan ini, UKM WMPM Unram berharap Air Terjun Babak Pelangi dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang tertata, berdaya saing, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan pelestarian lingkungan. [SLNews – Julianti & Dini Yulianti].

Tinggalkan Balasan