SHOPPING CART

close

Pengajuan Sesuai Proposal, Begawe Jelo Nyensek 2023 Layak Dapat Rekor MURI

Begawe Jelo Nyensek 2023
2023 Penenun saat menenun pada acara Begawe Jelo Nyensek 2023 di Dusun Dasan Baru, Desa Sukerare, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu, (8/7/2023).

LOMBOK TENGAH | Panitia Begawe Jelo Nyensek 2023, Samsul Bahri menegaskan jumlah penenun yang ikut menenun pada acara Begawe Jelo Nyensek 2023 yang digelar di Dusun Dasan Baru, Desa Sukerare, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu, (8/7/2023), lebih dari 2023 Penenun dan Begawe Jelo Nyensek 2023 menjadi event dengan peserta Penenun terbanyak.

Atas dasar itu kata Samsul, Begawe Jelo Nyensek 2023 pantas dan layak mendapat Rekor MURI dari Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI).” Desa Sukerare memiliki lebih dari 3 ribu Penenun dan jumlah penenun yang hadir dan menenun di lokasi Begawe Jelo Nyensek 2023 melampaui dari target, dari target 2023 Penenun, yang hadir malah hampir 3 ribu Penenun. Jadi Begawe Jelo Nyensek 2023 menjadi event dengan jumlah Penenun terbanyak, dan Begawe Jelo Nyensek 2023 layak dan pantas mendapat Rekor MURI,” kata Samsul Bahri, Minggu, (9/7/2023).

Samsul juga menegaskan, adanya sejumlah Penenun yang tidak menenun di lokasi Begawe Jelo Nyensek 2023, bukan karena tidak hadir, melainkan belum sampai di lokasi acara, karena terjebak macet. ” Alat dan bahan tenun di taruh di lokasi acara sehari sebelum Begawe Jelo Nyensek 2023 oleh Penenun. Jadi 2023 Penenun hadir, hanya saja ada beberapa Penenun yang terlihat tidak ada di lokasi saat acara pembukaan berlangsung, karena terjebak Macet, dan jadwal pembukaan juga tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jadwal pembukaan pukul 09.00 Wita, tapi pak Gubernur bersama rombongan datang lebih awal untuk membuka acara, karena pak Gubernur jam 9 sudah terbang ke Sumbawa, akibatnya banyak tamu undangan termasuk penenun yang terlambat datang ke Lokasi acara, karena masih dalam perjalanan dan terjebak macet,” ungkapnya.

2023 Penenun yang hadir pada Begawe Jelo Nyensek 2023 berasal dari 10 Dusun di Desa Sukerare. ” Masing masing Dusun mengikutsertakan 202 penenun. Jika ada Dusun yang kurang Penenun di lengkapi oleh Dusun yang memiliki Penenun banyak. Contoh Dusun Bun Sambang mengikutsertakan 257 Penenun. Jadi tidak benar peserta kurang dari 2023 Penenun,” sambung Ketua Forum Kadus Desa Sukerare, M. Yusuf.

Ditempat yang sama, Kades Sukerare, H. Saman Budi mengatakan, Pemdes menyiapkan bahan tenun untuk 2050 Penenun, dan 2050 bahan tenun berupa benang habis terpakai saat acara Begawe Jelo Nyensek 2023.” Benang yang kami siapkan 2050, dan Itu habis semua, artinya Penenun yang hadir dan menenun sebanyak 2050 Penenun,” katanya.

Sementara itu, Kabid Kelembagaan Dinas Pariwisata NTB, Mawardi, ST menjelaskan, pengajuan Begawe Jelo Nyensek 2023 dengan menghadirkan Penenun terbanyak untuk mendapatkan Rekor MURI sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan dari MURI. ” Pengajuan ke MURI sesuai SOP, Panitia telah menyampaikan proposal yang dikirim via email info@muri.org,” jelasnya.

Mawardi menegaskan, pihak MURI hadir langsung di lokasi acara saat Begawe Jelo Nyensek 2023 berlangsung. ” Setelah melakukan pengecekan database dan melalui internet, apakah rekor yang diajukan sudah pernah ada atau belum. Tim yang ditunjuk MURI melalui Notaris hadir di lokasi acara¬†untuk melakukan verifikasi apakah rekor yang diajukan pada proposal sesuai dengan realitanya. Dan hasilnya pada Tanggal 13 Juli Begawe Jelo Nyensek 2023 akan menerima piagam MURI di Galeri MURI Mall Of Indonesia di Jakarta,” ujarnya. [slnews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Pengajuan Sesuai Proposal, Begawe Jelo Nyensek 2023 Layak Dapat Rekor MURI

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Juli 2023
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

STATISTIK