SHOPPING CART

close

Kepala OPD Diminta Bupati Lombok Tengah Jangan Buat Program Yang Tak Mampu Dikerjakan

Bupati Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri memimpin rapat evaluasi yang dihadiri oleh seluruh Kepala OPD di Ballroom, lantai 5 Gedung B, Kantor Bupati Lombok Tengah, NTB, Senin, (3/1/2022)

LOMBOK TENGAH |  Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Lalu Pathul Bahri mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah di Ballroom, lantai 5 Gedung B, Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin, (3/1/2022). 

Kepala OPD itu dipanggil dalam rangka rapat evaluasi dan diminta oleh Bupati Lombok Tengah untuk menjelaskan kinerja pembangunan di masing-masing OPD yang dipimpin. 

Rapat evaluasi kinerja dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Tengah dan di hadir oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah, Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, para Asisten, Staf Ahli Bupati, dan seluruh Kepala OPD tanpa berwakil.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri mengatakan, kinerja pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Lombok Tengah begitu dinamis. Pandemi Covid -19 masih menjadi tantangan pembangunan di Daerah dengan kebutuhan biaya pemulihan yang tidak sedikit, sehingga menuntut adaptasi baru dalam berbagai sendi kehidupan. 

Pertumbuhan ekonomi kata Lalu Pathul, mengalami kontraksi yang cukup dalam. Angka PDRB sebelumnya 12,4 triliun mengalami penurunan di tahun 2020 menjadi 11,5 triliun. “Dengan kondisi ekonomi tersebut realisasi PAD tahun 2021 mencapai 153,69 miliar atau mencapai 65,61% dari target.  Begitu juga dengan persentase penduduk miskin Lombok Tengah tahun 2021 sebesar 13,44%. Namun demikian, di tengah situasi yang sulit dan berbagai keterbatasan, Pemerintah Daerah patut bersyukur, IPM kita terus meningkat dari 66,43 menjadi 66,72 poin di tahun 2021. Tingkat pengangguran terbuka kita Alhamdulillah dapat kita tekan hingga mencapai 2,23 persen,” ucapnya

Dari sekilas gambaran capaian kinerja pembangunan tersebut, tantangan pembangunan terlihat nyata namun demikian masih terbuka peluang peluang yang nyata membutuhkan kerja keras bersama. Apa yang luput diperoleh dari perhelatan WSBK di Sirkuit Mandalika, KEK The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah  yang kemarin hendaknya menjadi renungan bersama agar menyiapkan diri, bergegas menangkap peluang dalam ajang MotoGP pada tanggal 18 – 20 Maret 2022 mendatang.

Lalu Pathul berpesan agar secara terus-menerus melakukan evaluasi program kegiatan yang telah dilaksanakan sehingga mampu merencanakan dan  melaksanakan program kegiatan lebih baik lagi kedepannya, yaitu program kegiatan yang efektif dan efisien dalam alokasi sumber daya serta transparan dan akuntabel dalam pengelolaannya. “Saya minta kepada kepala OPD untuk bekerja secara profesional, cekatan dan mencari ide dan gagasan yang konstruktif dan tidak melakukan copy paste program kegiatan sebelumnya,”tegasnya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lanjut H. Lalu Pathul, maka perencanaan program kegiatan harus tersusun dengan baik sebab tidak ada artinya jika program itu tidak bisa dilaksanakan sebaliknya setiap pelaksanaan rencana tidak akan berjalan lancar jika tidak didasarkan kepada perencanaan yang baik untuk itu pengendalian dan evaluasi harus dilakukan setiap saat. “Jangan seperti pepatah lebih besar pasak daripada kemampuan, artinya jangan buat program selangit namun tak bisa dijangkau atau dikerjakan, tak efektif dan efisien, buatlah program kegiatan yang bisa dijangkau oleh anggaran namun mengena untuk masyarakat banyak,” pintanya

Lalu Pathul juga berharap di awal tahun 2022 menjadi momentum yang tepat bagi semua untuk melakukan refleksi terhadap seluruh aktivitas pembangunan di Gumi Tatas Tuhu Trasna (Tastura) ini. Pelaksanaan aktivitas pembangunan melalui berbagai program kegiatan merupakan wujud dari komitmen dan kerja keras bersama untuk mencapai kinerja pembangunan yang direncanakan. Tentu saja sekali kata Bupati, setiap tahapan pembangunan memiliki dinamika tersendiri. Berbagai peluang terkadang tidak dapat dimanfaatkan dan munculny tantangan kerap menjadi penghalang dalam suksesnya pembangunan. Oleh karena itu hal hal yang menjadi faktor kegagalan dalam pembangunan maupun pendorong keberhasilan dapat dijadikan sebagai bahan perbaikan pada proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kedepannya. “Pada titik inilah saya katakan, pengendalian dan evaluasi memegang peranan penting untuk mewujudkan hal tersebut, tanpa itu maka apa yang kita program kan tidak akan berjalan dengan baik dan benar,” pungkasnya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Kepala OPD Diminta Bupati Lombok Tengah Jangan Buat Program Yang Tak Mampu Dikerjakan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Januari 2022
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

STATISTIK