SHOPPING CART

close

Bertemu Presiden Jokowi, Ketum SWIM : Ada Upaya Luar Biasa Dari Tim Teknis Penyelesaian Lahan

Presiden RI Joko Widodo
Presiden RI, Jokowi saat bertemu dengan Ketum SWIM, Lalu Alamin di halaman Masjid Nurul Bilad, KEK The Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Jumat, (12/11/2021)

LOMBOK TENGAH | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan bertemu saat kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan masyarakat pemilik tanah di dalam Sirkuit Mandalika yang belum diselesaikan yang diwakili oleh Ketua Umum (Ketum) Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM), Lalu Alamin usai melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Nurul Bilad, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada Jumat, (12/11/2021).

Di hadapan Presiden RI Jokowi dan sejumlah Menteri termasuk Gubernur NTB dan Bupati Lombok Tengah, Ketum SWIM Lalu Alamin menyampaikan bahwa masih ada tanah warga yang belum diselesaikan di dalam Lintasan Sirkuit Mandalika yang telah diresmikan oleh Presiden RI Jokowi. “ Saat bertemu dengan Pak Presiden, saya langsung menyampaikan persoalan tanah warga di dalam Lintasan Sirkuit Mandalika yang belum diselesaikan, dan Pak Presiden langsung memerintahkan Menteri BUMN, Erick Thohir untuk segera menyelesaikan persoalan tanah warga yang belum dibebaskan,” ucap Lalu Alamin, Sabtu, (13/11/2021).

Saat ini, kata Lalu Alamin, 40 kepala keluarga (KK) yang tanahnya belum diselesaikan masih tinggal di rumah mereka di dalam Lintasan Sirkuit Mandalika di Dusun Ebunut, Desa Kuta. “ Kami dari SWIM sudah berkoordinasi dengan Ketua Satgas Teknis dan Taktis Penyelesaian Lahan KEK Mandalika Kombes Pol Awan Hariono untuk melakukan percepatan penyelesaian tanah warga, dasarnya di 9 bidang yang sudah terdata dan penyelesaiannya menunggu skema yang tepat dan sudah disetujui pak Gubernur. Sampai saat ini, warga masih tinggal di dalam Sirkuit Mandalika,  karena masih negosiasi terkait dengan harga bangunan dan pohon. Memang penyelesaiannya agak lambat karena acuan skema pembayaran tidak bisa persis sama dengan hasil yang diberlakukan pada lahan Enclave, karena seluruh tanah sesuai dengan hasil pendataan seluas 1,5 hektar berstatus HPL. Tapi ada upaya luar biasa dari tim teknis penyelesaian lahan yang diketahui oleh Kombes Awal yang acuannya juga sedang dicarikan payung hukum dan demi mengedepankan keadilan maka segala hal diupayakan,” katanya

“ Warga menginginkan hasil appraisal yang berkeadilan dari segi nilai bangunan dan pohon yang ada di atas tanah warga. Dan nilai tanah, bangunan dan pohon warga disamakan dengan hasil appraisal Penlok 1,” ujar Lalu Alamin

Presiden Jokowi melaksanakan kunjungan kerja di Lombok Tengah selama dua hari, 12 – 13 November 2021.

Di hari pertama kunjungan kerja, Presiden Jokowi meresmikan jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) – Mandalika dan meresmikan Sirkuit Mandalika, KEK The Mandalika, Lombok Tengah.

Pada Jumat malam, (12/11/2021), Presiden Jokowi mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) secara virtual dari Novotel Kuta Lombok Resort and Villa di KEK The Mandalika, Desa Kuta. Dan pada hari kedua kunjungan kerja di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Presiden Jokowi melakukan penghijauan dengan menanam pohon Kayu Putih dan sejumlah bibit pohon buah  bersama masyarakat di Kawasan Hutan Gunung Pepe di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Sirkuit Mandalika akan menggelar event pertama pada pekan depan.

Balapan World Superbike (WSBK) 2021 yang akan dilaksanakan pada tanggal 19-21 November  di sirkuit dengan jumlah 17 tikungan itu.

Selain itu, Sirkuit Mandalika menjadi tuan rumah balapan Asian Talent CUP tanggal 12-14 November dan MotoGP Tahun 2022 mendatang. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Bertemu Presiden Jokowi, Ketum SWIM : Ada Upaya Luar Biasa Dari Tim Teknis Penyelesaian Lahan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

November 2021
M S S R K J S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

STATISTIK