SHOPPING CART

close

Jelang WSBK, Didepan Sirkuit Mandalika Terpasang Baliho Masjid Al Hakim Yang Ditelantarkan ITDC

Masjid Al Hakim Ujung
Baliho berukuran 4 x 6 Meter bertuliskan Masjid Al Hakim Yang Ditelantarkan oleh PT ITDC terpasang di halaman Masjid Al Hakim yang berada di sebelah utara atau depan Sirkuit Mandalika di Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Sabtu, (30/10/2021)

LOMBOK TENGAH | Mukim Masjid dan Panitia Pembangunan Masjid Al Hakim Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) memasang baliho berukuran 4×6 meter di halaman Masjid Al Hakim Ujung.

Pemasangan baliho di halaman Masjid Al Hakim Ujung yang persisi berada di sebelah utara depan Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika itu sebagai bentuk protes dan rasa kecewa mukim masjid dan Panitia Pembangunan Masjid Al Hakim Ujung terhadap PT ITDC, BUMN Pengelola KEK The Mandalika yang sampai dengan saat ini belum melunasi hutang dana pembangunan Masjid Al Hakim Ujung termasuk belum diselesaikannya Sertifikat Hak Milik (SHM) lahan Masjid Al Hakim Ujung dan Kuburan Umum Ujung sesuai dengan janji PT ITDC yang tertuang dalam Akta Notaris. “ Inilah Masjid yang pembangunannya di telantarkan oleh ITDC, kami hanya dijanji – janjikan dana pembangunan saja, tetapi sampai dengan saat ini ITDC tidak menepati janjinya,” kesal Panitia Pembangunan Masjid Al Hakim Ujung, Budiman, Sabtu, (30/10/2021)

Pembangunan Masjid Al Hakim Ujung merupakan bangunan masjid pengganti yang dulunya berdiri diatas lahan yang kini telah menjadi Sirkuit Mandalika tepatnya di garis start Sirkuit Mandalika.

Sampai dengan saat ini pembangunan Masjid Al-Hakim masih mangkrak dan tidak terurus akibat kekurangan dana pembangunan. ”Sebenarnya kami sangat berat melepas tempat ibadah (Masjid Al-Hakim) yang sangat bernilai dan sangat sakral bagi kami, tetapi sebagai bentuk dukungan kami, demi kemajuan pembangunan, demi suksesnya event Internasional WSBK dan MotoGP, kami ikhlas Masjid Al-Hakim Ujung dirobohkan dan diganti dengan bangunan serta lahan masjid Al-Hakim yang baru. Tetapi sampai dengan saat ini pembangunan Masjid Al-Hakim yang baru macet, tidak bisa dilanjutkan, karena dana pembangunan yang dijanjikan oleh PT ITDC belum juga diberikan dan masih dihutang, begitu juga dengan status lahan masjid dan kuburan Ujung sampai dengan saat ini belum ada kejelasan,” uap pria yang akrab disapa Diman.

Diman menjelaskan, kondisi pembangunan Masjid Al-Hakim Ujung sampai dengan saat ini telah menelan anggaran pembangunan senilai Rp. 1,6 miliar. Namun Panitia pembangunan masjid baru merealisasikan pembayaran kepada kontraktor yang mengerjakan pembangunan Masjid Al-Hakim Ujung kurang dari Rp. 750 juta, akibatnya kontraktor menghentikan proses pembangunan Masjid Al-Hakim Ujung, karena kehabisan dana. ” Kontraktor kehabisan amunisi, dan Panitia pembangunan Masjid menunggak kepada kontraktor sekitar Rp. 850 juta. Tunggakan Panitia pembangunan masjid itu sudah berulang kali kita minta kepada ITDC namun sampai saat ini belum diberikan oleh ITDC dan ITDC masih berhutang kepada Panitia Pembangunan Masjid. Dan baliho ini kami pasang biar semua tahu bahwa inilah tempat ibadah yang pembangunannya ditelantarkan oleh ITDC, sedangkan bangunan lain seperti Sirkuit, Hotel dan jalan begitu bersemangat diselesaikan dan dikerjakan. Kami ingin kejelasan kapan dana pembangunan Masjid Al-Hakim bisa dibayar oleh ITDC, termasuk kejelasan pelunasan dana pembangunan sampai dengan selesai senilai Rp. 4, 2 miliar sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan antara Mukim Masjid dengan PT ITDC yang tertuang dalam Akta Notaris, sehingga kami nyaman beribadah,” pintanya

” Sama halnya dengan Masjid, karena Masjid dan Kuburan Ujung satu paket, untuk itu kami meminta kepada ITDC untuk segera menalud kuburan baru Ujung, karena kalau tidak cepat ditalud bisa longsor, akses jalan menuju kuburan juga harus segera ditata, kami juga meminta kepada ITDC untuk segera memperjelas status lahan Kuburan Ujung,” sambung Diman

Diman khawatir, jika persoalan pembangunan masjid Al-Hakim Ujung, persoalan status lahan Masjid Al-Hakim Ujung dan status lahan Kuburan Ujung termasuk persoalan penataan kuburan Ujung tidak segera diselesaikan, warga akan kembali mengambil lahan masjid dan kuburan dan membangun ulang Masjid dan kuburan di lokasi semula yang kini sudah menjadi Lintasan Sirkuit Mandalika. “Sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan yang tertuang dalam Akta Notaris, Masjid baru boleh dirobohkan setelah masjid pengganti selesai dibangun dan setelah status lahan masjid sudah jelas. Tetapi karena sangat mendukung pembangunan Sirkuit, maka bangunan Masjid kami ikhlaskan dieksekusi, meskipun bangunan masjid pengganti belum jadi. Untuk itu kami mohon kepada ITDC untuk segera menyelesaikan pembangunan Masjid Al-Hakim dan menata kuburan Ujung, sebab kami khawatir, warga yang sudah terlanjur kecewa memagar lahan masjid dan kuburan yang kini sudah menjadi Lintasan Sirkuit Mandalika,”sebutnya

“ Sebentar lagi WSBK digelar di Sirkuit Mandalika, semua pihak hanya  terfokus pada pelaksanaan WSBK, sedangkan tempat ibadah kami dibiarkan terbengkalai, apakah nanti tidak malu dilihat oleh masyarakat Internasional ada bangunan Masjid di depan Sirkuit yang kondisinya belum selesai dikerjakan dan tidak nyaman untuk melaksanakan ibadah. Setelah bertemu dengan PT ITDC di DPRD Lombok Tengah sampai dengan saat ini tidak pernah ada komunikasi lagi kapan dana pembangunan masjid diberikan lagi,” kesal Diman

Sebelumnya, saat dipertemukan oleh Komisi I DPRD Lombok Tengah dengan mukim masjid Al – Hakim Ujung pada pada Kamis, (2/9/2021),  Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro memaparkan dan memberikan gambaran kepada warga dan Komisi I DPRD Lombok Tengah terkait dengan kondisi keuangan The Mandalika untuk penyelesaian pembangunan Masjid Al-Hakim Ujung dan progres pembangunan di KEK The Mandalika termasuk progres pembangunan lintasan Sirkuit Mandalika.

Bram juga menyampaikan terkait dengan proses penerbitan sertifikat tanah wakaf Masjid Al-Hakim Ujung dan TPU Ujung yang sampai dengan saat ini belum bisa selesaikan, karena masih melengkapi persyaratan yang diminta oleh Pengadilan Agama Lombok Tengah.

Bram berjanji akan secepatnya mencarikan jalan keluar sumber dana untuk melunasi hutang pembangunan Masjid Al-Hakim Ujung.

Dihadapan Mukim Masjid dan Komisi I DPRD Lombok Tengah, Bram juga menunjukkan salah satu dokumen perjanjian antara warga dengan PT ITDC terkait dengan keberlanjutan pembangunan Masjid Al-Hakim Ujung yang dananya bersumber dari CSR. ” Semua akan segera kita selesaikan. Kami juga terus mencari sumber -sumber pendanaan untuk pembangunan Masjid, termasuk dana CSR, dan kami juga mencari dana ke teman – teman BUMN yang lain. Paling cepat setelah WSBK bulan November – Desember Tahun ini kita lunasi untuk pembangunan Masjid, kalaupun tidak sampai dengan dana Rp 4 miliar itu, paling tidak pembangunan masjid bisa dilanjutkan, sampai dengan beratap dan tembok keliling, sehingga masyarakat nyaman beribadah. Untuk sertifikat wakaf saat ini masih dalam proses, karena ada syarat – syarat yang kurang dan harus dilengkapi sesuai dengan permintaan Pengadilan Agama,” janjinya.

Seperti diketahui bersama, PT ITDC, BUMN Pengelola KEK The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, pada Sabtu, (23/10/2021) resmi memulai penjualan 25.000 tiket menonton event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada 19-21 November mendatang. 

Penjualan tiket untuk menonton WSBK ini dibuka secara serentak pada pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA pada lima platform digital travel antara lain website Xplorindonesia (Xplorin.id), tiketapasaja.com, tiketmu.id, Dyandratiket.com, dan tiket.com. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Jelang WSBK, Didepan Sirkuit Mandalika Terpasang Baliho Masjid Al Hakim Yang Ditelantarkan ITDC

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Oktober 2021
M S S R K J S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

STATISTIK