SHOPPING CART

close

NasDem Ingatkan Pathul – Nursiah, Tak Jadikan Mutasi Sebagai Ajang Bagi Kue

Partai NasDem Lombok Tengah
Sekretaris Partai NasDem Lombok Tengah, NTB, Ahmad Syamsul Hadi

LOMBOK TENGAH | Melalui press release tertulis, Kamis, (15/9/2021), Sekretaris Partai NasDem Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Syamsul Hadi menulis, pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, Dr. HM. Nursiah (Pathul – Nursiah) memasuki tahap penguatan struktur birokrasi. Hal itu lumrah terjadi, sebab visi misi dan program kerja kedepannya tentu membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang di anggap cakap dan mampu untuk menjalankan kerja-kerja yang telah direncanakan. “Kita tentu masih mengingat bagaimana Bupati Pathul mengatakan bahwa penempatan SDM di dalam pemerintahan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan prestasi, bukan sebagai perwakilan kelompok tertentu,” ucapnya
Mencermari Mutasi yang saat ini sudah berjalan, pria yang akrab disapa Ahmad SH mengingatkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah agar tidak melupakan komitmen awal yang menjadi janji kampanyenya dulu. Ini penting sebab usia pemerintahan ini tidak terlalu lama. “2024 Pilkada akan kembali dilangsungkan, penting bagi Pathul – Nursiah untuk menjadikan loyalitas pejabat dalam menjalankan kerja-kerjanya. Pemerintahan ini masa menjabatnya tidak seperti biasa, pendek. Sehingga membutuhkan konsilidasi birokrasi yang kuat dan solid. Pathul – Nursiah akan berhadapan dengan pekerjaan yang tidak hanya di level teknis tapi juga adminstrasi, dan itu butuh kabinet yang terkonsolidasi dan bekerja lintas dinas,” pesannya
Ahmad SH menekankan perlunya kapabilitas SDM tersebut. Hal ini menurutnya, sangat pokok untuk di punyai oleh pejabat Eselon 2 di Pemkab Lombok Tengah. “Kemampuan atau secara lebih luas yaitu keahlian dibidangnya sangat di butuhkan. Ini sangat mendasar sekali. Masyarakat mentertawakan saat ada pejabat pemerintah yang mengatur diksi dalam berbicara saja berlepotan tidak jelas konteks dan maksudnya. Pejabat itu akan banyak berhadapan dengan pertanyaan dari masyarakat. Jika tidak punya kemampuan komunikasi yang baik, maka akan banyak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu. Kegaduhan yang ‘biur lantur’ (Ribut) itu selain dari buruknya pola komunikasi, juga kan berangkat dari ketidakmampuan SDM yang tidak memahami persoalan. Antar dinas juga tidak bisa berkonektivitas dengan baik sehingga ketika ada persoalan mereka malah saling lempar tanggungjawab,” sebutnya
Ahmad berharap penempatan SDM dalam semua lini itu tidak sekedar menjadi ajang bagi-bagi kue saja. Jika itu terjadi maka sebenarnya pemerintahan Pathul – Nursiah belum mencerminkan pemerintan yang baik. Oleh karena itu, sebagai hal ketiga yaitu integritas, bahwa obekerja harus didasari oleh etos yang tinggi dan kuat, terutama sekali kejujuran. “Para pejabat jangan overlap, ia harus ingat bahwa dirinya itu petugas pemerintah, bukan politikus. Ia harus patuh terhadap atasannya, jangan banyak manuver,” tuturnya
Senada dengan itu, Samsul Arizal menyoroti para pejabat yang begitu terpengaruh dalam tekanan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). “Ini tentu merepotkan kerja-kerja pemerintah. Jadi jangan heran jika kita sebagai masyarakat malah menduga jangan-jangan pejabatnya memang bermasalah. Kalau tidak bermasalah ngapain takut,” ujarnya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “NasDem Ingatkan Pathul – Nursiah, Tak Jadikan Mutasi Sebagai Ajang Bagi Kue

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

September 2021
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

STATISTIK