SHOPPING CART

close

Malam Lebaran, Pitu Masuk ke Kota Praya Dijaga Ketat

Polres Lombok Tengah
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengaman Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Aula Mapolres Lombok Tengah yang dihadiri Dandim 1620 Lombok Tengah Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan dan Plt. Sekda H. Lalu Idham Halid serta sejumlah Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait Lingkup Pemkab Lombok Tengah, NTB, Sabtu, (8/5/2021)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Pada malam hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M, dipastikan tidak ada kegiatan Pawai maupun kegiatan – kegiatan lainnya yang menimbulkan kerumunan dalam jumlah banyak.
Langkah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan dan memutus matarantai penularan Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hal itu ditegaskan, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengaman Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Aula Mapolres Lombok Tengah yang dihadiri Dandim 1620 Lombok Tengah Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan dan Plt. Sekda H. Lalu Idham Halid serta sejumlah Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait Lingkup Pemkab Lombok Tengah, Sabtu, (8/5/2021).
AKBP Esty menegaskan, akan menempatkan personil gabungan di titik – titik yang menjadi pintu masuk menuju Kota Praya yakni di simpang tiga Biao, simpang tiga Rabitah, simpang tiga Batujai dan simpang empat IPDN. “Kita juga telah menempatkan pos pengamanan dibeberapa titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan Kamtibmas pada malam Lebaran nanti,” tegasnya
AKBP Esty meminta kepada semua pihak untuk bersama – sama untuk mengawal pelaksanaan Istruksi Forkompinda Lombok Tengah, sehingga tidak terjadi kerumunan dalam jumlah banyak, khususnya pada malam Lebaran. “Kami berharap agar penertiban Kerumunan ini memakai sistem keroyok. Di sekitar Kota Praya, kami juga telah membuat pos pengamanan guna mencegah terjadinya penumpukan, khususnya di pasar dadakan pada malam hari,” harapnya
Ditempat yang sama Plt. Sekda Lombok Tengah, H. Lalu Idham Halid, mengatakan, beberapa Minggu yang lalu telah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh jajaran yang dipimpin oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip dalam rangka program 100 hari kerja dan membahas surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang kegiatan buka puasa bersama pada bulan Ramadhan dan pelarangan halal bihalal ditengah Pandemi Covid-19. “Kami sudah menindaklanjuti dengan maklumat bersama yang ditandatangani Pak Bupati, Kapolres dan Dandim. Surat tersebut sudah diedarkan kepada seluruh Camat, Kades, dan Lurah se Lombok Tengah,” terangnya
Adapun isi dari maklumat tersebut antara lain pelarangan untuk takbiran keliling. Takbiran hanya diperbolehkan di sekitar mushola. Selain itu, pelaksanaan salat idul fitri yang konsentrasinya dilaksanakan di masjid Agung Praya. “Agar tidak terjadi penumpukan, kami juga sepakat menginstruksikan masyarakat untuk menyelenggarakan salat idul Fitri di masing-masing mushola dan masjid terdekat agar tidak terjadi penumpukan. Untuk tempat wisata juga telah dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dan Terkait dengan keberadaan Pasar Tumpah di sekitar pertokoan Praya yang dilaksanakan pada malam hari kita tertibkan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” papar H. Lalu Idham
Sementara itu, Kasat Pol PP Lombok Tengah, HL. Aknal Afandi mengatakan, kerumunan di pasar dadakan atau musiman menjelang lebaran di depan pertokoan Praya tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Namun, jika pasar dadakan itu disepakati untuk ditutup maka kami siap mengawal,” tegasnya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Malam Lebaran, Pitu Masuk ke Kota Praya Dijaga Ketat

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Mei 2021
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

STATISTIK