SHOPPING CART

close

Ini Khasiat Nyale Dikonsumsi Hidup – Hidup Versi Lalu Badaruddin

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Nyale atau Cacing Laut memiliki banyak khasiat baik itu untuk kesehatan tubuh manusia, untuk kehidupan maupun untuk kesuburan tanaman pertanian.
Untuk mendapatkan khasiat lebih dari Nyale, Masyarakat Suku Sasak mengkonsumsi Nyale yang baru ditangkap di Laut dalam keadaan masih hidup.
Nyale yang dalam Legenda masyarakat Sasak merupakan Jelmaan dari Putri Mandalika dan hannya bisa ditangkap satu kali dalam setahun yakni pada Tanggal 20 bulan 10 Kalender Sasak dan Menangkap Nyale sudah menjadi Tradisi dan Budaya turun temurun masyarakat Suku Sasak Lombok. Bau Nyale juga telah ditetakan oleh pemerintah pusat menjadi agenda Nasional yang setiap tahun dirayakan melalui kegiatan Festival Pesona Bau Nyale. “Rasa Nyale yang masih hidup, Manis, Enak dan Lezat,”cerita tokoh masyarakat Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Lalu Badaruddin, Jumat (14/02/2020).
Sembari mengunyah Nyale Hidup yang ditangkap pada Jumat Pagi (14/02/2020) di Pantai Kuta, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Badaruddin menceritakan khasiat lebih Nyale yang dikonsumsi hidup – hidup.”Khasiatnya untuk Awet Muda, untuk pemikat bagi anak Gadis dan Pemuda yang belum mendapatkan Jodoh, bagi Perempuan yang sudah menikah kecantikannya terjaga dan awet muda. Untuk meningkatkan Stamina kaum laki – laki. Dan jika ditaruh di lahan pertanian, tanam Padi terjaga dan terhindar dari serangan hama penyakit,”ucapnya
Selain itu, sisa Daun Pisang dan Pelepah Kelapa yang digunakan untuk membungkus Nyale yang dimasak dengan cara di Bakar atau di Panggang juga memiliki khasiat untuk kesuburan lahan pertanian.”Sisa pembungkus Nyale juga memiliki khasiat untuk kesuburan lahan pertanian, caranya sisa pembungkus Nyale di tancapkan di areal lahan pertanian,”kata Lalu Badaruddin
Khasiat yang sama juga ada pada Nyale yang telah dimasak.”Yang sudah dimasak juga memiliki khasiat yang sama,”ucap Lalu Badaruddin
Lalu Badarudin memprediksi Bau Nyale Tahun 2020 berbeda dengan hasil Sangkep Warige penetuan hari dan tanggal Bau Nyale.
Dari hasil Sangkep Warige menetap Puncak Bau Nyale Tahun 2020 pada Tanggal 14 – 15 Februari 2020. Namun Masyarakat dipesisir Pantai Selatan Lombok Tengah mulai menangkap Nyale dari Tanggal 12 – 14 Februari 2020. Hasil Nyale yang di Masyarakat pun melimpah.”Nyale tumpah ruah dari hari Rabu pagi (12/02). Kalau saya liat bentuk warna Nyale yang keluar pagi ini (Jumat, 14/02) ada warna hijau,abu, coklat, merah, kemungkinan besok pagi (Sabtu, 15/02) tidak ada Nyale yang keluar,”ujar Lalu Badaruddin.
Malam muncak perayaan Festival Pesona Bau Nyale atau menangkap Cacing Laut Tahun 2020 akan dilaksanakan pada tanggal 14 – 15 Februari 2020 di kawasan Pantai Tanjung Aan, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. [slNEWS – rul]

Tags:

0 thoughts on “Ini Khasiat Nyale Dikonsumsi Hidup – Hidup Versi Lalu Badaruddin

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK