Amir Ali Ungkap Alasan Dam Mujur Tak Kunjung Dibangun
SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak bisa berbuat banyak terkait dengan Pembangunan Dam Mujur yang ada di wilayah Kecamatan Praya Timur dan Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, NTB.
Pasalnya, masyarakat yang lahannya terampak Pembangunan Dam Mujur, belum 100 persen setuju terhadap pembangunan Dam Mujur tersebut.” Masyarakat belum menerima 100 persen untuk dilakukan pembebasan lahan. Masyarakat maunya kejelasan harga lahan, tetapi kami tidak bisa menentukan harga lahan, karena Tim Appraisal baru bisa turun, setelah masyarakat setuju Pembebasan lahan,” ungkap Kepala Dinas PU Lombok Tengah, Amir Ali, Kamis (28/2/2019)
Saat ini kata Amir, Pemkab Lombok Tengah masih fokus melakukan penulusuran terhadap perceptan dan minat masyarakat terhadap Pembanunan Dam Mujur.” Jadi kita belum sampai ke Tim Appraisal,”katanya.
Amir menjelaskan, luas lahan yang akan dibebaskan lebih dari 400 hektar dan dari 400 hektar itu, baru 46 persen yang sudah dibebaskan, semetara sisanya yang berada di wilayah Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah belum bisa di dibebaskan, karena masyarakat belum setuju terhadap pembebasan lahan.” Baru 46 persen atau sekitar 8 hektar yang sudah dilakukan Larap, sedangkan lahan yang dibutuhkan 400 hektar, untuk mengairi lahan pertanian 10 ribu hektar,” jelasnya
Amir mengaku, usaha Pemkab Lombok Tengah untuk menyelesaikan persoalan masyarakat yang belum setuju terhadap pembebasan lahan pembangunan Dam Mujur itu belum selesai.” Usaha kita belum habis, Dewan juga ikut turun. tetapi kalau masyarakat tidak setuju lahannya dibebaskan, ya jangan salahkan pemerintah, karena kami sangat serius untuk pembangunan Dam Mujur itu, buktinya kami mengeluarkan angaran untuk perencanaan Dam Mujur,” ujarnya. [slNews – rul]

Tinggalkan Balasan