Gapensi Lombok Tengah Bangun Huntara Untuk Korban Gempa Lombok

Gapensi Lombok Tengah Bangun Huntara Untuk Korban Gempa Lombok

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah |
Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Lombok Tengah menyalurkan bantuan kepada warga Korban Gempa Lombok 7,0 SR di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Batukliang dan Batukliang Utara, Lombok Tengah.
Bantuan itu berupa pembangunan Hunian Sementara atau Huntara.
Untuk tahap awal, Gapensi Lombok Tengah akan membangun 10 Unit Huntara di dua Kecamatan yang terdampak parah Gempa Lombok 7,0 SR yang terjadi pada Bulan Agustus 2018 lalu.” Tahap awal kami akan membangun 10 unit Huntara yang  disebar  di Kecamatan Batukliang dan Batukliang Utara,” terang Sekretaris Gapensi Lombok Tengah Ahmad Yani, di Sekretariat Gapensi Lombok Tengah, Kamis, (4/10/2018).
Pembangunan Huntara bagi korban Gempa Lombok Itu akan dilaksanakan pada Kamis, (4/10/2018), dan lokasi pertama pembangunan Huntara itu di Dusun Tojong – Ojong, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah.”Hari ini (Kamis – red) kami akan membangun 3 unit Huntara di wilayah Dusun Tojong – Ojong, Desa Selebung,”ungkap Ahmad Yani.
Ahmad Yani menjelaskan, Huntara yang dibangun itu berukuran 3×5 Meter dengan tapsiran biaya per unitnya Rp. 4,5 juta. 10 unit Huntara itu dibangun itu berbahan Kayu, atap menggunakan Asbes, Dinding Bedek atau Pagar dan Lantai Semen.”Kita akan memanfaatkan material rumah yang roboh, seperti kayu dan bahan lainnya. Untuk  pengerjaannya sendiri dilaksanakan secara Gotong Royong bersama warga,” jelasnya.
Ahmad Yani mengungkapkan, sumber biaya bantuan pembangunan 10 Unit Huntara bagi warga Korban Gempa itu dari urunan pengurus dan Anggota Gapensi Lombok Tengah.”Sumber dana dari urunan Pengurus dan Anggota Gapensi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ahmad Yani mengungkapkan, warga korban Gempa Lombok yang menerima bantuan pembangunan Huntara itu yang rumahnya rata dengan tanah akibat diguncang Gempa dan warga yang masuk kedalam data penerima manfaat ( Masyarakat Miskin ).” Yang dapat bantuan Huntara warga yang rumahnya roboh, dan masuk kedalam katagori masyarakat miskin,” ujarnya. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan