Beli Mobil Hasil Curanmor, Warga Desa Teratak Diangkut Polisi

Beli Mobil Hasil Curanmor, Warga Desa Teratak Diangkut Polisi

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Jidah, 37 Tahun, warga Dusun Bagek Nunggal, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap Tim Opsnal Polres Lombok Tengah karena terlibat kasus Penadah Mobil hasil Curanmor.
Tim Opsnal Polres Lombok Tengah menangkap Pelaku Penadah Mobil hasil Curanmor itu diwilayah Kecamatan Sweta, Kota Mataram, NTB, pada hari Rabu, (3/10/2018).
Kepada www.suaralomboknews.com, Kamis, (4/10/2018) Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP. Rafles P Girsang mengatakan, penangkapan Pelaku Penadah Mobil hasil Curanmor tersebut berdasarkan pengaduan warga atas nama Amrin, 25 Tahun, warga Dusun Lowes, Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah yang melaporkan telah kehilangan Kendaraan Roda 4 jenis Suzuki Carry Pick Up warna Hitam yang terparkir di Garasi Rumahnya pada Hari Minggu, (2/9/2018) lalu, dengan Laporan Polisi Nomor LP/30/IX/2018/NTB/Res.Loteng/Sek.Batukliang, Tanggal 3 September 2018.”Pelaku ditangkap di Sweta, Kota Mataram, Pelaku mengaku telah membeli Mobil jenis Suzuki Carry Pick Up dari Baleh seharga Rp. 15 juta tanpa dilengkapi dengan Surat Surat Kendaraan,” ujar AKP. Rafles.
Saat ini Terduga Pelaku Penadah Mobil hasil Curanmor beserta Barang Bukti berupa satu unit Kendaraan Roda 4 jenis Suzuki Carry Pick Up warga Hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) DR 8246 SA milik Amrin, diamankan di Satreskrim Polres Lombok Tengah untuk menjalani proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.
Atas perbuatannya Pelaku dijerat Pasal 480 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penadahan barang hasil curian, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun Penjara. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan