Keputusan Panitia Pilkades Mekar Sari Tidak Bisa di Interpensi

Keputusan Panitia Pilkades Mekar Sari Tidak Bisa di Interpensi

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Puluhan warga dari dua pendukung Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) yang tidak lulus menjadi Calon Kades Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, kembali menggelar aksi demo di Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu, (26/9/2018).
Dua Balon Kades yang tidak lulus jadi Calon Kades Mekar Sari pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Mekar Sari 2018 itu yakni Sampurna Winata dan Surya Subandi.
Kedua Balon Kades Mekar Sari itu juga ikut dalam aksi Demo tersebut.
Panitia Pilkades Mekar Sari tidak meluluskan kedua Balon Kades itu menjadi Calon Kades Mekar Sari karena tidak bisa memenuhi persyaratan pencalonan sesuai dengan UU, Perda, Perbup dan SK Bupati Lombok Tengah tentang Pilkades Serentak 2018.
Tuntutan mereka sama dengan aksi demo sebelumnya, yaitu meminta kepada Pemkab. Lombok Tengah untuk mengentikan proses tahapan Pilkades Mekar Sari, meminta Panitia Pilkades Mekar Sari untuk meluluskan dua Balon Kades Mekar Sari tersebut dan meminta kepada Pemkab. Lombok Tengah untuk mengganti Ketua dan Anggota Panitia Pilkades Mekar Sari.”Tuntutan kami simpel dan padat, luluskan Bakal Calon Kades itu, meminta Panitia Pilkades Mekar Sari diganti dari Kecamatan, biar independen,”ucap Korlap Aksi Demo Ahmad Halim, saat diterima Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah, Staf Ahli Bupati Lombok Tengah Bidang Hukum dan Politik Murdi, AP, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lombok Tengah Jalaludin dan Kabag Hukum Setda Lombok Tengah HL. Mutawali di ruang rapat Tastura I Kantor Bupati Lombok Tengah.
Menjawab tuntutan Balon Kades Mekar Sari itu, Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah menyampaikan, Panitia Pilkades memiliki kewenangan penuh untuk melaksanakan seluruh tahapan Pilkades, sesuai dengan yang telah diatur UU, Perda dan Perbup tentang Pilkades.”Tidak boleh satupun panitia pengawas kabupaten maupun orang lain yang boleh mengatur Panitia, apalagi kalau ada yang dari Kabupaten yang ikut campur itu sangat tidak boleh,”tegasnya.
HM. Nursiah juga menegaskan, Pemkab. Lombok Tengah tidak memiliki kepentingan apapun di Pilkades Mekar Sari.
Kepentingan Pemkab. Lombok Tengah lanjut HM. Nursiah hannya meminginkan pelaksanaan Pilkades Serentak 2018 di 96 Desa di Lombok Tengah berjalan dengan aman, lancar dan sukses.”Saya bersumpah demi Allah, tidak ada kepentingan Pemda untuk mempengaruhi proses Pilkades Mekar Sari. Kepentingan kami, Pilkades berjalan dengan aman dan sukses,”ucapnya.
Sekda mengaku, telah mempelajari laporan yang disampaikan Balon Kades Mekar Sari tersebut bersama Tim Kabupaten. Hasilnya Tim tidak menemukan ada kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan Panitia Pilkades Mekar Sari.
Selain itu kata Sekda, pada saat menyampaikan Laporan, Balon Kades yang tidak lulus menjadi Calon Kades Mekar Sari itu tidak melampirkan bukti dan fakta.”Pengaduan telah dipelajari tim dan tidak ditemukan ada bukti dan fakta pelanggaran yang dilakukan Panitia. Dan pada saat menyampaikan laporan juga tidak dilampirkan Bukti dan Fakta, contohnya kalau ada kesalahan Panitia, harus dilampirkan apa bukti kesalahannya dan apa fakta kesalahannya. Dan kalau mau ganti Panitia juga ada aturannya,”ungkap HM. Nursiah.
Untuk itu Sekda mempersilakan Balon Kades yang tidak lulus menjadi Calon Kades Mekar Sari itu untuk menempuh jalur hukum perdata melalui Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN).” Kalau Panitia telah mengeluarkan keputusan, lalu ada pihak yang dirugikan dapat menguji keputusan panitia itu ke PTUN Mataram, sehingga bisa diketahui apakah proses keputusan panitia itu sudah benar atau ada yang salah. Kalau kami yang memutuskan, itu diluar kewenangan Pemerintah Kabupaten, dan nanti kami akan membuka kembali laporan itu dan meminta data ke Panitia. Dan apapun keputusan PTUN kami akan terima,” ujar HM. Nursiah.
Dengan penuh rasa kecewa, setelah mendengarkan jawaban dari Sekda Lombok Tengah, para warga dan dua Balon Kades yang tidak lulus menjadi Calon Kades Mekar Sari itu membubarkan diri dengan tertib.
Aksi demo warga pendukung dua Balon Kades Mekar Sari itu mendapat pengawalan dan penjagaan dari aparat Kepolisian Polres Lombok Tengah dan Polsek Praya Barat. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan