SHOPPING CART

close

Tangan Guru Kursus di Lombok Tengah Putus di Tebas Kawanan Begal

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Salah seorang Guru Kursus di Lembaga Pendidikan Ganesa Mataram,  Raden Heru Sumarno,  45 Tahun,  warga Dusun Tomber,  Desa Labulia,  Kecamatan Jonggat,  Lombok Tengah, nyaris Tewas ditangan Kawanan Begal.
Korban di Begal di ruas jalan raya,  Dusun Tomber,  Desa Labulia,  tepatnya di ruas jalan raya sebelah utara Bay Pass Lombok Internasional Airport (LIA)  pada Jumat, (3/8/2018),  sekitar Pukul 22.00 Wita.
Kepada www.suaralomboknews.com, Sabtu,  (4/8/2018),  keluarga korban,  Lalu Wahid menceritakan,  pada saat kejadian,  Korban baru pulang bekerja dari  Lembaga Pendidikan Ganesa Mataram dengan mengendarai Sepeda Motor Honda Supra X 125 warna Merah – Hitam.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di pinggir ruas jalan raya Dusun Tomber,  Desa Labulia,  Korban melihat 4 orang Pelaku Begal yang tengah duduk di atas sepeda motor.”Korban mengajar di Ganesa Mataram. Seperti biasa korban pulang mengajar  jam 10 malam. Dari cerita korban,  sesampainya di lokasi kejadian,  korban melihat 4 orang yang sedang duduk diatas sepeda motor dan langsung menyorot mata korban menggunakan Senter,”ceritanya.
Karena Silau,  korban pun langsung menghentikan laju sepeda motornya. Setelah korban berhenti,  keempat Pelaku Begal yang tadinya duduk di atas sepeda motor langsung menebas Korban menggunakan Senjata Tajam (Sajam) jenis Parang.”Setelah berhenti,  korban langsung ditebas pelaku menggunakan Parang di bagian tangan kanan,  pergelangan tangan kiri, dan Punggung. Meskipun korban terjatuh dan tidak melakukan perlawanan,  pelaku kembali menebas korban menggunakan parang di bagian punggung,  kaki dan tangan,”ungkap Lalu Wahid.
Mengetahui korbannya tidak berdaya dan tersungkur bersimbah darah,  para kawanan Begal Sadis itu membawa kabur sepeda motor jenis Supra X 125 milik korban.
Akibat kejadian itu,  korban mengalami luka tebas di tangan kanan,  telapak tangan, pergelangan tangan kiri dan 4  luka tebas di bagian punggung.” Tangan kanan korban putus,  ibu jari korban juga putus,  dan ada 4 luka sobek dibagian punggung,  Sepeda Motor korban juga diambil Pelaku. Saat ini korban sudah masuk kedalam ruang operasi Rumah Sakit Provinsi NTB,”tutur Lalu Wahid.
Selaku keluarga Korban,  Lalu Wahid meminta kepada aparat Kepolisian untuk segera menangkap Para Kawanan Begal yang kejam dan sadis tersebut.”lokasi kejadiannya dekat dengan rumah korban. Kami dari keluarga korban memohon kepada Polisi untuk segera menangkap Pelaku Begal yang sadis dan kejam itu,”pintanya.
Sampai dengan berita ini dimuat di www.suaralomboknews.com,  Kapolsek Jonggat IPTU. Larep dan Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP. Rafles P Girsang,  belum bisa dikonfirmasi terkait dengan  aksi para kawanan Begal Sadis di ruas jalan raya Dusun Tomber,  Desa Labulia,  Kecamatan Jonggat,  Lombok Tengah. [slNews.com – rul].

Tags:

0 thoughts on “Tangan Guru Kursus di Lombok Tengah Putus di Tebas Kawanan Begal

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Agustus 2018
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

STATISTIK