SHOPPING CART

close

Diduga Siswa SMAN 2 Praya Lahirkan Bayi, Dibunuh Lalu Dikubur

SUARALOMBOKNEWS.com – Lombok Tengah | Warga Dusun Manggong Gerak, Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, Lombok Tengah digegerkan dengan penemuan kuburan  Orok Bayi, Senin (15/1/2018).

Kuburan orok bayi berjenis kelamin laki – laki dengan kondisi tali pusar telah terputus  itu ditemukan warga di dekat Pemakaman Umum Kubur Baru, Dusun Manggong Gerak sekitar Pukul 17.00 Wita.

Saat itu dua orang warga Dusun Manggong Gerak, Salahudin 20 Tahun dan Rudi Hartawan 18 Tahun yang pertama kali menemukan Kuburan orok bayi itu tengah menyabit rumput di sekitar Pemakaman Umum Kubur Baru.

Saat tengah menyabit rumput kedua warga itu menemukan bekas galian baru dan melihat kain warna putih di bekas galian baru tersebut.

Merasa kawatir, kedua orang warga itupun kembali merapikan timbunan galian baru tersebut.” Setelah menimbun bekas galian itu, para saksi pulang kerumah masing- masing, dan menceritakan penemuan Kuburan Orok Bayi itu kepada orang tuanya,” cerita Kapolres Lombok Tengah AKBP. Kholilur Rochman, melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP. Rafles Girsang, Selasa (16/1/2018).

Setelah menerima informasi itu, sejumlah warga pun kembali ke lokasi bekas galian baru tersebut. Warga  langsung menggali bekas galian baru itu untuk memastikan apakah kuburan atau bukan.

Hasilnya setelah menggali dengan kedalam sekitar 25 cm, alangkah terkejutnya, warga menemukan sesosok Jasad Bayi berjenis kelami laki – laki yang terbungkus Hijab warna Putih bertuliskan SMA Negeri 2 Praya  dan Mukenah warna Putih.

Selanjutnya warga mengangkat Zasad Bayi itu dan langsung melaporkan penemuan tersebut kepada Anggota Bhabinkamtibmas Desa Mekar Damai.” Jasad Bayi itu dititip di ruang jenazah RSUD Praya untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sedangkan Barang Bukti berupa satu buah tas Plastik warna hitam, satu buah Hijab warna putih bertuliskan SMA Negeri 2 Praya dan satu buah kain mukenah warnah Putih yang ditemukan di TKP telah kita amankan, untuk pelaku saat ini masih Lidik,” ujar AKP. Rafles.

Terpisah, Kepala SMA Negeri 2 Praya Mazhab didampingi  Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 2 Praya H. Dimyati sangat yakin tidak ada kaitan antara Siswi SMA Negeri 2 Praya dengan kasus penemuan Jasad Orok Bayi tersebut.” Tidak ada kaitannya dengan Siswa SMA Negeri Praya, dan bukan dari siswa kita, buktinya dari ciri khas logo yang ada di Jilbab (hijab) yang ditemukan itu. Memang itu logo SMA 2 Praya, tetapi hannya dicetak satu kali Lima tahun yang lalu saat masih di Gedung lama,” bantah H. Dimyati.

Sejak lima tahun lalu, kata H. Dimyati, siswi SMA Negeri 2 Praya tidak lagi menggunakan hijab dengan logo seperti yang ditemukan di TKP penemuan Jasad Orok Bayi itu. Namun H. Dimyati tidak bisa memastikan apakah Ibu Kandung dan pelaku pembunuh bayi malang itu Alumni SMA Negeri 2 Praya.” Jilbab itu sudah tidak digunakan lagi sejak lima tahun lalu, sekarang siswi menggunakan Jilbab putih polos. Kami tidak bisa mengatakan apakah pelakunya Alumni SMA Negeri 2 Praya, karena bisa jadi Jilbab itu ditemukan di jalan atau ngambil dijemuran,” katanya.

Jika kasus penemuan orok Bayi ini berhasil diuangkap dan Pelaku berhasil ditangkap, pihak SMA Negeri 2 Praya, Lombok Tengah akan meminta pertanggungjawaban Pelaku yang telah menggunakan Hijab SMA Negeri 2 Praya untuk membungkus Jasad Bayi yang ditemukan warga tersebut.” Kalau pelakunya sudah ditangkap, jelas kami akan menuntut, apa alasan dia (Pelaku) menggunakan bekas Jilbab SMA 2 Praya, supaya kasus ini jadi terang benerang,” ujar H. Dimyati. (slNews.com – rul).

Tags:

0 thoughts on “Diduga Siswa SMAN 2 Praya Lahirkan Bayi, Dibunuh Lalu Dikubur

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK