SHOPPING CART

close

Ini Pengakuan, Pelajar Pengguna Pil Dextro

Puluhan Pelajar MA/SMA/SMK diamankan Perangkat Desa di Aula Kantor Desa AIk Bukak Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, Karena Kedapatan Mengkonsumsi Pil Dextro

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, –  35 orang Pelajar MA, SMA dan SMK yang merupakan warga Desa Aik Bukak Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, diamankan Perangkat Desa Aik Bukak, karena kedapangan mengkonsumsi dan mengedarkan Pil Dextro, Kamis, (24/11/2016).

Puluhan Pelajar yang rata – rata masih duduk dibangku kelas 2 MA/SMA/SMK itu, diamankan, karena aktivitasnya yang kerap meresahkan warga.

Pasalnya, puluhan Pelajar itu nekad melakukan perbuatan tindak pidana, seperi pencuri Ayam, Buah Pisang dan Kelapa milik warga, demi mendapatkan sebutir  Pil Dextro.

Puluhan Pelajar itu mengaku mendapatkan Pil Dextro dari teman  sebayanya.  Sebelum memesan atau membeli Pil Dextro, para Pelajar itu membuat kelompok semacam kelombok Arisan, setelah itu mereka urunan.  Dan setelah  uang hasil urunan terkumpul dan dirasa cukup untuk membeli Pil Dextro, salah satu dari mereka memesan Pil Dextro ke temannya yang tahu tempat membeli Pil Dextro.” Uang untuk membeli Pil Dextro hasil urunan dengan teman – teman Pak. Ada yang urunan Rp. 5 ribu, ada juga yang Rp. 10 ribu. Setelah Uang terkumpul baru kita nitip diteman,” kata  DD salah seorang Pelajar kelas 2 disalah satu Madrasyah Aliyah (MA) di wilayah Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, Kamis, (24/11/2016).

Sembari menangis dan menyesali perbuatannya,  DD mengaku, uang yang digunakan untuk membeli Pil Dextro itu merupakan uang Saku Sekolah yang diberikan setiap hari oleh kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai Pedagang di Pasar.” Kalau dikasih Rp. 5 ribu, setengahnya untuk belanja di sekolah dan setengahnya untuk Iuran dengan teman – teman untuk beli Pil Dextro,” katanya.

DD menceritakan, setelah menkonsumsi Pil Dextro, ia merasakan Pusing (mabuk), dan efeknya lebih keras dibandingkan dengan meminum Miras Jenis Tuak atau Berem.” Kalau sudah Minum Pil, rasanya Pusing, Mabuk  dan senang Pak. Lebih enek Pil dari pada Tuak dan Berem,”ceritanya.

Tiga bulan yang lalu DD mulai mengenal dan mengkonsumsi Pil Dextro, setelah diperkenalkan dan diberikan secara Cuma – Cuma alias geratis oleh salah seorang teman sebayanya.

Saat pertama kali mengkonsumsi Pil Dextro, jumlah Pil Dextro yang dikonsumsi sebanyak  2 – 3 Butir Pil Dextro, dan lama kelamaan, 2 butir Pil Dextro itu tidak bisa lagi dirasakan efeknya. Dan setelah menambah jumlah butir yang dikonsumsi, efeknya kembali terasa.” Awalnya 2 – 3 Butir sudah ada rasanya, lama – kelamaan 2 butir itu tidak ada Rasanya, lalu teman – teman menyarankan untuk memakan 11 butir sekaligus baru ada rasanya. Teman – teman juga ada yang memakan 15 butir sekaligus,” tutur DD.

Oleh DD dan teman – temannya, Pil Dextro itu dikonsumsi, dilokasi tempat nongrong dan dirumahnya, bahkan sesekali Pil Dextro itu di Konsumsi di Lingkungan Sekolah pada saat  jam istirahat. Dan jadwal mengkonsumsi Pil Dextro itu tidak menentu tergantung dari jumlah uang hasil urunan.” Biasanya di tempat Nongrong, dan dirumah pak, kadang – kadang juga di sekolah. Makainya bisa 4 kali seminggu, kadang – kadang 3 kali seminggu, tergantung jumlah uang hasil Urunan ma teman – teman. biasanya, kalau punya uang Rp. 10 ribu, bisa dapat  10 butir Pil,” ucap DD
DD mengaku, meskipun sering memesan dan mengkonsumsi Pil Dextro, namun dirinya tidak tahu, dimana Pil Dextro itu dibeli.” Saya tidak tahu dimana dijual pak, saya hannya memesan saja,” ujarnya.

Karena kecanduan Pil Dextro, dua orang warga Dusun Petikus Daye Desa Aik Bukak yakni Jon dan Olan yang masih berstatus Pelajar kelas 2 SMA, nekad mencuri Ayam dan Buah Kelapa milik warga.” Ada dua pelajar yang ditangkap warga karena mencuri ayam dan kelapa. Setelah ditanya kenapa mereka mencuri, mereka menjawab untuk membeli Pil Dextro,” cerita Kades Aik Bukak HL. Gita Isku.

Tidak itu saja, pada Sabtu malam (19/11/2016) JD 19 tahun warga Dusun Goak Daye Desa Aik Bukak Kecamatan Batukliang Utara, tega menganiyaya Ibu Kandungan sendiri, karena tidak dikasih uang untuk membeli Pil Dextro.” JD menganiyaya Ibunya sampai Koma, setelah berhasil ditangkap warga dan dibawa ke Polsek, JD mengaku, memukul Ibunya karena tidak dikasih uang untuk membeli Pil Dextro,” ujar HL. Gita. |rul

Tags:

0 thoughts on “Ini Pengakuan, Pelajar Pengguna Pil Dextro

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK