Bank NTB Ditunjuk Jadi Penyalur KUR

Bank NTB Ditunjuk  Jadi Penyalur KUR

Direktur Utama Bank NTB Komari Subakir

 

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat atau Bank NTB akhirnya bisa menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat atau KUR.
Direktur Utama Bank NTB Komari Subakir mengatakan penyaluran KUR oleh Bank NTB mulai dilakukan sejak Agustus 2016. “Bank NTB akhirnya diberikan  kewenangan ditunjuk untuk menyalurkan KUR. Sudah ada keputusan dari Kemenko dan proses sudah kami penuhi semua,”ungkap Komari Subakir usai menandatangi MoU dengan Pemkab.Lombok Tengah di acara Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 88 Tahun 2016 di Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, Jum’at, (28/10/2016).

Bank NTB menyalurkan KUR untuk sektor I yang terdiri dari pertanian dan peternakan, serta sektor II yang terdiri dari sektor perikanan. Kedua sektor tersebut merupakan kelanjutan dari Kredit Ketahanan Pangan dan Ekonomi (KKPE) yang sebelumnya pernah dilakukan oleh Bank NTB.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait guna mendapatkan data nasabah yang direkomendasikan. Petani, peternak, dan nelayan binaan masing-masing dinas akan mendapat rekomendasi untuk mendapatkan KUR.
Komari mengatakan, penyaluran KUR kali ini sudah menggunakan sistem informasi kredit program (SIKP) yang terkoneksi langsung dengan Kementerian Keuangan. “Mereka adalah orang terpilih binaan dinas, karena itu bekerja sama dengan instansi terkait,” katanya.
Komari mengungkapkan, penyaluran KUR melalui Dinas/Instansi bertujuan untuk mempermudah para petani, peternak dan nelayan. Dan untuk meningkatkan pengawasan serta pembinaan kepada Petani, Peternak dan Nelayan.” Jadi kami dalam menyalurkan kedit kepada nasabah kepada pengusaha UMKM, kenapa  melalui Dinas karena petani, peternak dan nelayan tidak terbiasa berhubungan ke kantor maka perlu di bina oleh Dinas, jadi nanti kelompok – kelompok itu di bina oleh dinas dan nanti akan berkoordinasi dengan cabang kita yang ada di Praya,” ungkapnya.

Komari menjelaskan, dalam penyaluran KUR, Bank NTB menyiapkan dua program, yakni Kredit Mikro dengan besaran pinjaman maksimal Rp. 25 juta, dan kedua Ritel dengan pinjaman mulai dari Rp. 25 juta hingga Rp. 500 juta.” Ada dua skim yang pertama adalah kredit Mikro limitya sampai dengan Rp. 25 juta. kedua Ritel diatas Rp. 25 juta – Rp. 500 juta, dengan bunga sebesar 9 persen .dan Bunga itu sudah ditetapkan oleh Pemerintah,” jelasnya.

Secara khusus Bank NTB akan memberikan pinjaman kredit kepada para Nelayan, yang tujuannya untuk meringankan beban Nelayan. Pemberian kredit kepada Nelayan itu sudah mulai berjalan, sedangkan di Lombok Tengah sendiri masih dalam proses pendataan.” Kami sekarang akan lebih memberikan pinjaman kepada nelayan teruma untuk pergantian alat tangkap . sudah ada beberapa kabupaten yang telah diberikan, sedangkan Lombok Tengah sendiri masih dalam proses pendataan. Dan jumlah dana yang kita siapkan tidak terbatas, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, berapapun kita siap melayani,” ujar Komari. |rul

No Responses

Tinggalkan Balasan