19 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Prosesi Aman dan Khidmat

19 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Prosesi Aman dan Khidmat

Sumabawa Besar, SuaraLombokNews, – Sebanyak 19 orang kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak, resmi dilantik Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc, Senin (10/10). Kades yang dilantik ini adalah Burhanuddin (Kades Serading), Erfan Darisman (Kades Kakiang), Suprianto (Kades Olat Rawa), H Abdul Wahab (Kades Batu Bangka), Khaeruddin (Kepala Desa Kukin), Iwan Darsono (Kepala Desa Brang Rea), Hasan (Kades Mokong), Maswarang (Kades Lito), Sofyan Fitra Jaya Kades Pungkit Kecamatan Lopok), Samsun (Kades Simu), M Taufik (Kepala Desa Lamenta), Musykil Artsyah, S.Pd (Kades Labuan Jambu), Asraruddin S.Pd (Kepala Desa Lenangguar), Herman (Kades Pelat), Abdurrahman (Kades Sebotok), Iskandar Kades Bale Brang), Slamet Riyadi (Kades Pukat). Jamaluddin HK (Kades Labu Mapin) dan Ali Amrullah (Kepala Desa Tepal)

Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B. Sc dalam sambutannya menyampaikan, mengatakan bahwa pelantikan Kades ini merupakan puncak dari produk demokrasi yang telah berlangsung beberapa waktu lalu di tingkat desa yaitu pemilihan kepala desa serentak. Pemilihan kepala desa serentak Tahun 2016 ini adalah pemilihan kepala desa serentak pertama yang dilakukan dengan mengelompokkan waktu berakhirnya masa jabatan kepala desa. “Pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak ini sebuah peristiwa monumental dalam dinamika demokrasi tingkat desa se-Kabupaten Sumbawa yang terus tumbuh di tengah-tengah perkembangan pembangunan daerah kita,” kata Bupati.

Proses pergantian kepemimpinan desa melalui pemilihan kepala desa serentak adalah suatu hal yang biasa dalam pemerintahan. Untuk itu hendaknya kegiatan pada hari ini bisa dijadikan momentum sekaligus sebagai titik awal untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karenanya lanjut Bupati Sumbawa menyampaikan ucapan selamat kepada Kades yang beberapa waktu lalu telah berhasil merebut simpati mayoritas masyarakat dan dipercaya untuk mengemban amanah sebagai kepala desa periode 2016-2022. “Saya berharap agar saudara-saudara selalu menjaga kepercayaan masyarakat dengan sebaik-baiknya dan menjalankan amanah serta bekerja sepenuh hati dan ikhlas dalam memimpin dan melayani masyarakat desa ditempat saudara bertugas,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakan Bupati, penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kepala desa sebagai salah satu unsur penyelenggara pemerintahan desa merupakan unit terdepan atau ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga menjadi faktor penentu keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah yaitu terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan sub sistem dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah. Untuk itu kepala desa mempunyai kedudukan yang strategis selaku pemimpin penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa. “Muara dari semua ini adalah agar desa mampu menyelenggarakan rumah tangganya sendiri, dapat memperkuat kedudukan pemerintah desa sehingga mampu menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan serta mampu menjalankan administrasi desa dengan baik dan efektif,” tandasnya.

Untuk memperkuat kedudukan kepala desa dan meminimalisir terjadinya kekeliruan dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan serta untuk melaksanakan perintah undang-undang desa, pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengeluarkan peraturan daerah Kabupaten Sumbawa No. 1 tahun 2015 tentang Kepala Desa yang mengatur dengan tegas tugas, wewenang, hak, kewajiban dan larangan bagi kepala desa. Diharapkan kepala desa terpilih yang baru saja dilantik dapat memimpin desa dengan lebih baik dari sebelumnya atau bahkan dapat lebih aspiratif, kreatif, inovatif, dan cepat tanggap terhadap perkembangan situasi dan kondisi masyarakatnya, dengan terus menumbuhkembangkan partisipasi dan peran serta aktif masyarakat di desa masing-masing.

Di bagian lain Bupati mengingatkan kepala desa terpilih untuk selalu terbuka terkait dengan pengelolaan keuangan desa. Setiap kepala desa agar berhati-hati dalam perencanaan anggaran, penggunaan anggaran, sampai dengan pelaporan anggaran. Pergunakanlah anggaran yang ada sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta selalu melibatkan setiap unsur masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa sehingga tercipta hubungan yang baik dan saling memberi masukan antara kepala desa dan masyarakat. “Kepada para kepala desa terpilih saya minta saudara untuk merangkul semua pihak dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada warga tanpa pandang bulu. Tidak ada lagi pendukung dan bukan pendukung, semua warga sudah menjadi tanggung jawab saudara. Sebagai seorang pemimpin hendaknya dapat menerima kritik dan saran dari masyarakat serta melaksanakan tugas yang telah diamanahkan dengan segenap kemampuan yang ada,” pesan Bupati. |Sumber Samawa Rea

No Responses

Tinggalkan Balasan