Bakesbangpol Lombok Tengah Gandeng Densus 88 Sosialisasikan Bahaya Radikalisme Kepada Pelajar

SUARALOMBOKNEWS | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggandeng Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri untuk menggelar sosialisasi bahaya paham radikalisme dan ekstremisme bagi kalangan pelajar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan ketahanan ideologi, penguatan wawasan kebangsaan, serta pencegahan dini terhadap bahaya radikalisme, ekstremisme, dan intoleransi di kalangan pelajar tingkat SMA/SMK dan SMP di Kabupaten Lombok Tengah.
Kepala Bakesbangpol Lombok Tengah, Murdi, AP., M.Si., Minggu (8/11/2026), mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Bakesbangpol dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Tengah.”Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ideologi dan wawasan kebangsaan para pelajar, sekaligus memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme, ekstremisme, dan intoleransi sejak dini,” jelasnya.
Murdi menyampaikan, kegiatan sosialisasi tersebut akan berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 November 2026, dengan melibatkan 40 orang perwakilan pelajar di setiap lokasi kegiatan.
Para peserta juga akan didampingi oleh unsur guru Bimbingan Konseling (BK) atau bidang kesiswaan dari masing-masing sekolah.
Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut dimulai pada Senin (9/11/2026) di SMA Negeri 1 Praya.
Selanjutnya, pada Selasa (10/11/2026), kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Praya. Kemudian, Rabu (11/11/2026) di SMP Negeri 2 Praya, dan terakhir pada Kamis (12/11/2026) di SMK Negeri 1 Praya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Lombok Tengah berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai kebangsaan, mampu mengenali potensi penyebaran paham radikalisme dan ekstremisme, serta menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. [SLNews – Rul]

Tinggalkan Balasan