Belajar ke AAL Surabaya, Paskibraka Lombok Tengah 2026 Didorong Jadi Taruna TNI AL

SUARALOMBOKNEWS | 35 anggota Paskibraka Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 mengunjungi Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) di Bumi Moro, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (20/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program learning experience untuk memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda, khususnya anggota Paskibraka, mengenai kehidupan pendidikan dan pembentukan karakter di lingkungan Akademi TNI Angkatan Laut.
Kedatangan rombongan Paskibraka Lombok Tengah bersama Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah, Sekretaris Daerah Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, ST,. MT, Kepala Bakesbangpol Lombok Tengah, Murdi AP,. M.Si para Pelatih, dan Pamong disambut oleh Kepala Penjamin Mutu AAL, Kolonel Laut Suplai/W, Sri Wulandari dan para Taruna AAL di Gedung Mandalika Komplek AAL Surabaya.
Disaksikan para Taruna AAL, 35 Anggota Paskibraka Lombok Tengah menunjukkan dan menampilkan yel yel yang membuat Kepala Penjamin Mutu AAL, Kolonel Laut Suplai/W, Sri Wulandari dan para Taruna AAL terkagum kagum.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah mengatakan kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan rekreasi maupun kunjungan biasa. Para anggota Paskibraka diharapkan dapat melihat secara langsung proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan serta semangat pengabdian yang diterapkan di lingkungan AAL.“Tujuan utama kedatangan kami ke Bumi Moro hari ini adalah membangun sumber daya manusia. Adik-adik Paskibraka kami harapkan dapat merasakan langsung atmosfer kehidupan dan pendidikan di Akademi Angkatan Laut,” kata Nursiah.
Menurutnya, para anggota Paskibraka merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melewati proses seleksi dan pembinaan cukup ketat, mulai dari persyaratan administrasi, akademik, teknis hingga kesehatan.
Karena itu, Nursiah menilai mereka telah memiliki modal awal untuk menatap berbagai peluang pendidikan dan pengabdian kepada negara, termasuk menjadi calon taruna TNI.“Di hadapan kita sekarang adalah wajah masa depan daerah kami. Mereka sudah memiliki modal awal. Tinggal bagaimana motivasi, semangat dan kemampuan itu terus dikembangkan,” ujarnya.
Nursiah juga berharap semakin banyak putra-putri Lombok Tengah yang mampu mengikuti pendidikan kedinasan, baik di Akademi TNI Angkatan Laut, Akademi Militer maupun Akademi Angkatan Udara.
Ia mengakui jumlah putra-putri Lombok Tengah yang berhasil masuk ke lembaga pendidikan militer masih relatif terbatas.“Sudah saatnya kita mempersiapkan SDM secara khusus agar dapat diterima menjadi taruna Akademi Angkatan Laut, Angkatan Darat maupun Angkatan Udara,” katanya.
Nursiah menyebut, pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi salah satu bekal karena selama proses pembinaan mereka telah ditempa dengan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan dan kepemimpinan.
Namun, ia menegaskan, untuk menjadi taruna TNI tetap harus memenuhi persyaratan yang ditentukan, termasuk kemampuan akademik, kesehatan, fisik dan mental.
Dorong Paskibraka Berani Bermimpi
Nursiah mengatakan, keberadaan AAL di hadapan para Paskibraka diharapkan dapat membuka wawasan mereka bahwa kesempatan untuk menjadi taruna terbuka selama mampu mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan.“Boleh bermimpi. Di depan ada peluang menjadi Taruna Akademi Angkatan Laut. Asalkan memenuhi syarat, pintar, sehat dan berakhlak,” ujarnya.
Selain berbicara mengenai pendidikan militer, Nursiah juga memperkenalkan potensi Lombok Tengah kepada jajaran AAL.
Ia menyampaikan bahwa Lombok Tengah memiliki garis pantai yang panjang dengan potensi pengembangan pariwisata dan ekonomi kelautan.
Menurutnya, kondisi geografis tersebut membuka peluang kerja sama dan kegiatan AAL di Lombok Tengah pada masa mendatang.“Kalau ada program dari Akademi Angkatan Laut, apapun bentuk programnya yang dapat dilaksanakan di Lombok Tengah, kami sangat terbuka. Kami siap menerima kegiatan yang bisa dilaksanakan di daerah kami,” katanya.
Nursiah juga menyampaikan perkembangan kawasan Mandalika yang berada di Lombok Tengah sebagai salah satu destinasi pariwisata internasional.
Ia mengatakan keberadaan Sirkuit Internasional Mandalika telah memberikan dampak terhadap perkembangan ekonomi dan investasi di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Nursiah turut mengundang jajaran AAL untuk hadir menyaksikan Event MotoGP di Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
AAL Kenalkan Pendidikan Taruna.
Sementara itu, Kepala Kepala Penjamin Mutu AAL, Kolonel Laut Suplai/W, Sri Wulandari menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama Paskibraka.
Ia menjelaskan bahwa AAL merupakan lembaga pendidikan yang berada langsung di bawah Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan bertugas menyelenggarakan pendidikan pertama bagi calon perwira TNI Angkatan Laut.“Pendidikan di Akademi TNI Angkatan Laut ditempuh selama empat tahun, yang terdiri dari tiga tahun pendidikan taruna dan satu tahun pendidikan perwira siswa sebagai pendidikan lanjutan vokasi,” jelas Sri Wulandari.
Menurutnya, pendidikan di AAL tidak hanya menekankan kemampuan akademik. Para taruna juga dibentuk melalui latihan fisik serta pembinaan mental dan kepribadian.
Pendidikan tersebut dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yakni pengajaran, pelatihan dan pengasuhan.
Saat ini AAL memiliki lima program studi yang disebut telah mendapatkan akreditasi unggul, yakni Manajemen Pertahanan Matra Laut, Teknik Mesin Kapal Perang, Elektronika Kapal Perang, Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut serta Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat untuk Korps Marinir.
Para lulusan AAL memperoleh gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han).
Sri Wulandari juga memberikan motivasi kepada para anggota Paskibraka Lombok Tengah agar menjadikan kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan militer.
Ia menilai nilai-nilai yang diterapkan di AAL memiliki keterkaitan dengan pembinaan Paskibraka, terutama disiplin, tanggung jawab, kekompakan, kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.“Kami berharap kunjungan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan adik-adik Paskibraka sekaligus menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan AAL serta interaksi langsung antara anggota Paskibraka Lombok Tengah dengan taruna.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Lombok Tengah berharap pengalaman yang diperoleh para Paskibraka dapat menjadi bekal dalam membangun karakter sekaligus mendorong mereka untuk berani memiliki cita-cita lebih tinggi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. [SLNews – Rul]

Tinggalkan Balasan