SHOPPING CART

close

Warga Lombok Tengah Jadi Korban Pertalite Bercampur Air, Polisi Diminta Usut Tuntas

Warga jadi Korban Pertalite bercampur air
BBM jenis Pertalite bercampur air yang dibeli salah seorang warga Perumnas tampar ampar di pedagang eceran di jalan raya Biao – Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, NTB, Sabtu malam, (15/8/2026).

SUARALOMBOKNEWS | Masyarakat menjadi korban penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang bercampur air. Kejadian tersebut dialami Mamak Yuda warga Lingkungan Perumnas Tampar Ampar, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah yang membeli Pertalite eceran di pinggir jalan raya Biao–Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu malam, (15/8/2026)

Mamak Yuda mengungkapkan, dirinya membeli satu botol Pertalite eceran seharga Rp13 ribu. BBM tersebut kemudian dituangkan ke dalam sepeda motor Honda Scoopy miliknya.

Namun, setelah Pertalite dimasukkan, sepeda motornya justru tidak dapat dihidupkan. Ia pun langsung pulang, setiba di rumahnya, suaminya pun kemudian memeriksa bagian selang bahan bakar dan menemukan cairan yang keluar merupakan Pertalite yang bercampur dengan air.“Saya beli satu botol Rp13 ribu. Setelah dimasukkan ke motor, motor tidak bisa hidup. Setelah dibongkar bagian selang minyak, ternyata yang keluar Pertalite bercampur air,” ungkap Mamak Yuda.

Mengetahui hal tersebut, Mamak Yuda kemudian mendatangi kios tempat dirinya membeli BBM eceran tersebut untuk meminta penjelasan.

Menurut pengakuan pedagang, Pertalite tersebut diperoleh dari seorang pengampas yang berkeliling pada malam hari menggunakan kendaraan bak terbuka jenis pikap dan menawarkan BBM untuk dijual kembali secara eceran.

Pedagang tersebut juga mengaku mengalami kerugian karena Pertalite yang dibelinya dari pengampas diduga seluruhnya telah tercampur air.

Kasus tersebut mendapat perhatian dari Humas Forum Analisis Kebijakan Untuk Rakyat Republik Indonesia (Fakta RI), Lalu Damar Wulan. Ia meminta aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga menjual BBM Pertalite bercampur air tersebut.“Kami meminta pihak kepolisian mengusut tuntas siapa yang menjual Pertalite bercampur air. Ini sangat merugikan dan meresahkan masyarakat,” pinta Lalu Damar.

Selain itu, Lalu Damar meminta pengawasan terhadap distribusi dan pembelian BBM di sejumlah SPBU diperketat, termasuk mengantisipasi adanya pembelian BBM dalam jumlah tidak wajar oleh kendaraan tertentu yang kemudian dijual kembali secara eceran.

Menurutnya, pengawasan tersebut penting untuk memastikan BBM yang beredar di masyarakat memenuhi standar dan tidak merugikan konsumen.

Lalu Damar juga meminta aparat menindak tegas apabila ditemukan oknum yang sengaja mencampurkan air ke dalam BBM maupun menjual BBM yang diketahui telah tercampur air.“Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban. Kalau memang ditemukan ada oknum yang sengaja melakukan pencampuran atau menjual BBM yang tidak layak, harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. [SLNews – Rul]

Tags:

0 thoughts on “Warga Lombok Tengah Jadi Korban Pertalite Bercampur Air, Polisi Diminta Usut Tuntas

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Agustus 2026
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

STATISTIK