Kakek 75 Tahun di Lombok Tengah Menggila, Leher Pelajar 17 Tahun Nyaris Putus

LOMBOK TENGAH | Marni, Kakak 75 tahun, diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis Parang terhadap pelajar, Hendri Pratama, 17 tahun, warga Dusun Aik Bukak, Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah .
Informasi yang berhasil di himpun suaralomboknews.com dari sejumlah sumber, kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan leher korban nyaris putus akibat sabetan Sajam pelaku terjadi di sebuah gubuk di tengah persawahan Dusun Aik Bukak, Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa malam, (1/2/2022).
Sebelum peristiwa penganiayaan terjadi, korban tengah berada di Gubuk ditengah sawah bersama dua orang temannya, tiba – tiba datang pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa dan langsung menebas Korban dengan parang secara brutal yang dibawanya.
Akibatnya korban mengalami luka robek pada leher bagian belakang, sedangkan dua orang teman korban langsung kabur menyelamatkan diri dan memberitahukan peristiwa tersebut kepada warga setempat.
Berdasarkan informasi dari masyarakat pelaku sering menyendiri dan jarang berkomunikasi dengan warga lainya, pelaku tinggal sendiri di sebuah gubuk di tengah sawah.
Akibat luka tebas yang dialaminya cukup parah, korban dilarikan ke RSUD Praya dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa saat ini dinamakan di Satreskrim Polres Lombok Tengah. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan