Pemuda Bertopeng Vampire Berlumuran Cat Merah Desak Bupati Lombok Tengah Copot Direktur RSUD Praya

LOMBOK TENGAH | Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (JAPMA) menggelar aksi demo didepan Kantor Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis, (9/9/2021).
Dalam aksinya itu JAPMA membentangkan kain putih sepanjang kurang lebih 100 meter didepan Kantor Bupati Lombok Tengah.
Dikain Putih yang dibentangkan itu JAPMA menulis oknum pamvire UTD (Unit Transpusi Darah ), ganti Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya serta Nonjobkan Dirut RSUD.
Tidak itu saja sejumlah pemuda yang tergabung dalam JAPMA dengan menggenakan topeng menyerupai Vampire juga membuka baju dan menyemprotkan dan melumuri tubuh mereka dengab cat warna merah sebagai simbul kasus korupsi UTD yang diduga dilakukan oleh Direktur RSUD Praya yang kini tengah ditangani oleh Jaksa pada Kejaksaan Negeri Lombok Tengah.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi JAPMA, Saidin Alfajari menyampaikan, kain putih yang ditulisbl dengan cat warna merah itu akan dibentangkan didepan Kantor Bupati, dan akan dibuka setelah Bupati Lombok Tengah mencopot dr. Muzakir Langkir dari jabatannya sebagai Direktur RSUD Praya dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah. ” Program kerja 100 hari pak Bupati sudah lewat, dan selama program kerja 100 hari tidak ada peningkatan kerja yang dilakukan Direktur RSUD Praya, untuk itu kami minta Bupati Lombok Tengah mencopot dr. Muzakir Langkir dari jabatan Direktur RSUD Praya,” pintanya
JAPMA menilai, Direktur RSUD Praya tidak mampu bekerja dan tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada Masyarakat. ” Direktur RSUD Praya tidak becus, dan saat ini juga dr. Muzakir sedang tersandung kasus dugaan korupsi UTD, untuk itu harus segera diganti, karena tidak bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dan kami juga meminta kepada Bupati untuk mencopot dr. Langkir dari jabatan Plt. Kadis Kesehatan Lombok Tengah,” sebut Saidin Alfajari
Aksi Demo itu ditanggapi biasa oleh Direktur RSUD Praya sekaligus Plt Kadis Kesehatan Lombok Tengah, dr. Muzakir Langkir.
Bahkan dr. Muzakir Langkir tidak perduli dengan tuntutan JAPMA yang meminta Bupati Lombok Tengah mencopot dirinya selaku Direktur RSUD Praya. “Silakan copot saja saya,” tegasnya
dr. Muzakir membantah pelayanan di RSUD Praya tidak berjalan maksimal.
Bahkah kata dr. Muzakir hasil penilaian kepuasan publik terkait dengan pelayanan di RSUD Praya mencapai 85 persen lebih. ” Tingkat kepuasan pelayanan lebih dari 85 persen, kalau ada yang tidak puas ya wajarlah,” ujarnya. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan