SHOPPING CART

close

Kopdes Merah Putih Terkendala Lahan, Lalu Wirajaya Angkat Hp, BWS NT-I Batal Didemo Warga Desa Pelambek

Kopdes Merah Putih Terkendala Lahan, Wakil Ketua DPRD NTB Langsung Gerak Cepat
Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, H. Lalu Wirajaya menemui sejumlah perwakilan Kepala Dusun dan warga Desa Pelambek, Kecamatan Praya Barat Daya di kediaman Ketua Komisi II DPRD Provinsi NTB, H. Lalu Pelita Putra di Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Rabu, (31/12/2025).

SUARALOMBOKNEWS | Pendirian dan pembangunan Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Pelambek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terkendala persoalan lahan.

Pemerintah Desa (Pemdes) Pelambek bersama warga pun langsung memohon kepada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I (BSW NT-I) Mataram untuk bisa diberikan izin pemanfaatan lahan kosong seluas 10 are yang ada di kawasan Bendungan Pengga di Desa Pelambek sebagai lokasi pembangunan gedung Kopdes Merah Putih Pelambek.

Namun, permohonan warga dan Pemdes Pelambek itu mendapat penolakan dari pihak BWS NT-I Mataram.

Warga dan Pemdes Pelambek pun berencana untuk menggelar aksi demo ke BWS NT-I Mataram.

Namun, niat warga dan Pemdes Pelambek untuk menggelar aksi demo dengan pengerahan massa batal dilakukan, setelah perwakilan warga dan Pemdes Pelambek bertemu dengan Politisi Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB, H. Lalu Wirajaya.

Pertemuan perwakilan warga dan Pemdes Pelambek dengan Wakil Ketua I DPRD NTB itu berlangsung di kediaman Ketua Komisi II DPRD NTB, H. Lalu Pelita Putra di Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, pada Rabu, (31/12/2025) lalu.

Sebagai perwakilan Pemdes Pelambek, dihadapan Wakil Ketua DPRD NTB, Kepala Dusun (Kadus) Bagek Dewe, Desa Pelambek, Sahdan meluapkan kekesalannya atas sikap BWS NT-I Mataram yang tidak mengizinkan Pemdes Pelambek untuk memanfaatkan lahan seluas 10 are sebagai lokasi pembangunan Gedung Kopdes Merah Putih.” Kopdes terkendala lahan, lalu kami memohon untuk memanfaatkan lahan 10 are yang ada di kawasan Bendungan Pengga kepada BWS, tetapi permohonan kami ditolak. Nah atas dasar itu, kami akan melakukan aksi demo ke BWS, padahal itu tanah negara, bukan tanah milik pribadi pejabat BWS,” kesalnya.

Setelah mendengar keluhan dari warga dan Pemdes Pelambek, sembari mengambil Handphonenya (Hp) dari dalam saku baju, Wakil Ketua DPRD NTB, H. Lalu Wirajaya meminta kepada warga dan Pemdes Pelambek tidak menggelar aksi demo ke BWS NT-I sembari menelpon Ketua Komisi IV DPRD NTB.” Tidak usah demo, masih ada cara lain, ini saya sudah bicara dengan pak Ketua Komisi IV, nanti beliau yang akan berkoordinasi dengan kepala BWS. InsyaAllah nanti ada solusinya,” ucap Lalu Wirajaya sembari berbicara melalui sambungan Hp dengan Ketua Komisi IV DPRD NTB.

Dihadapan perwakilan warga dan Pemdes Pelambek, Anggota DPRD NTB dua periode dari Fraksi Gerindra itu memaparkan tentang tujuan utama dari Kopdes Merah Putih yang menjadi program Presiden RI, H. Prabowo Subianto.” Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di desa dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, menekan inflasi, dan memberdayakan potensi lokal melalui prinsip gotong royong dan kekeluargaan, serta memotong rantai distribusi yang panjang agar harga barang lebih terjangkau dan pendapatan petani meningkat Untuk pendirian Kopdes bisa memanfaatkan lahan atau gedung kosong milik pemerintah, itu sudah ada aturannya,” ujar Lalu Wirajaya.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Wakil Ketua I DPRD NTB, warga dan Pemdes Pelambek mengurungkan niatnya untuk menggelar aksi demo besar besaran ke BWS NT-I Mataram. [SLNews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Kopdes Merah Putih Terkendala Lahan, Lalu Wirajaya Angkat Hp, BWS NT-I Batal Didemo Warga Desa Pelambek

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Januari 2026
M S S R K J S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

STATISTIK