SHOPPING CART

close

Diduga, Tanam Tiang Beton Listrik Tak Sesuai Aturan, PT. PLN (Persero) Terancam Dilelang

Fakta RI Ancam Lelang PT PLN
Kondisi salah satu tiang beton listrik yang ditanam tidak sesuai dengan aturan di pinggir jalan raya Praya – Mujur, Lombok Tengah. NTB.

LOMBOK TENGAH | Masyarakat khususnya para pengguna jalan raya dihantui rasa ketakutan terhadap keberadaan Tiang Beton yang dipasang di sepanjang jalan raya di sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Tengah oleh PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pasalnya, Tiang Beton ditanam tidak sesuai dengan spesifikasi, pedoman teknis dan pemasangannya terkesan asal – asalan.” Pengerjaan jaringan Listrik Tiang Beton di jalan raya Praya – Praya Timur  terkesan asal-asalan oleh PT. PLN (Persero) UIW-NTB dan pendornya. Bagaimana tidak dari sejak Penanaman Tiang Beton saja sudah tidak Sesuai dengan Spack, dimana harusnya Penanaman Tiang Beton tersebut 1/6 dari panjang Tiang Beton yang harus tertanam ke dalam tanah, tapi fakta di lapangan tidak sampai setengah dari 1/6 panjang Tiang, padahal batas 1/6 itu sudah di Garis pakai Cat Warna hitam,” ungkap Ketua Umum Forum Analisis Kebijakan Untuk Rakyat Republik Indonesia (Ketum Fakta RI), Muhanan, SH, MH, Minggu,(30/6/2024).

Dari hasil Investigasi Fakta RI, menemukan banyak tanda batas penanaman yang ada di Tiang Beton dirusak dengan cara Gosok dan ditutupi dengan Semen.” Batas penanaman Tiang Beton dihapus dan ditutupi menggunakan Semen. Kalau seperti itu cara penanamannya, lalu siapa yang menjamin kekuatan tiang beton tersebut, siapa yang jamin tiang beton itu tidak tumbang. Dan kondisi itu sangat membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan raya, terlebih posisi jaringan tiang listrik ini berada di pinggir jalan yang sangat ramai dilintasi pengguna jalan raya. Dan sekarang belum selesai pengerjaan, bisa kita lihat  banyak tiang Beton sepanjang 13 meter tersebut yang sudah berdiri dan banyak yang sudah Miring dan akan Tumbang, posisinya tidak beraturan, tapi pihak PT. PLN (Persero) UIW NTB bersama pendor malah tetap melanjutkan pengerjaan ke tahap pemasangan kabel dengan tidak menghiraukan spack Penanaman Tiang Beton yang sangat berbahaya,” ucap Muhanan.

Jika tiang beton dengan bobot 1 ton lebih itu roboh, lanjut pria berkacamata yang juga berprofesi sebagai pengacara itu, akan berdampak sangat fatal dan bisa menelan korban jiwa.”Bisa dibayangkan kalau tumbang dan menimpa Mobil Minibus atau Inova apakah tidak akan Jadi Leter U, dan apalagi sekelas Manusia, ya mungkin langsung lebur,” sebut Muhanan.

Menurut Muhanan, Penerapan K3 dalam Manajemen PT.PLN (Persero) UIW NTB dengan Zero Exsident hanyalah Slogan belaka.”Oleh sebab Itu kami atas nama masyarakat meminta kepada pihak terkait terkait untuk melakukan Audit atau pemeriksaan atas Proyek-proyek terutama Jaringan yang di dikerjakan oleh PT.PLN (Persero) UIW NTB. Jika PT. PLN tidak memperbaiki dan memasang Tiang Beton sesuai dengan aturan, maka kami akan melelang PT. PLN, karena melakukan pekerjaan asal asalan dan membahayakan keselamatan masyarakat,”ancamnya. [slnews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Diduga, Tanam Tiang Beton Listrik Tak Sesuai Aturan, PT. PLN (Persero) Terancam Dilelang

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Juni 2024
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

STATISTIK