SHOPPING CART

close

Kades Tumpak Ungkap Kronologis Perkelahian Montir Motor vs Amaq Imi

Kades Tumpak Mediasi warga yang berkelahi
Kades Tumpak, Rohadi bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Tumpak beserta perwakilan warga yang terlibat perkelahian saat melakukan Mediasi di Aula Kantor Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Rabu malam, (20/4/2022)

LOMBOK TENGAH | Kepala Desa (Kades) Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rohadi membantah peristiwa pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh Samsul Rijal alias Odak yang berprofesi sebagai Montir sepeda motor, warga Dusun Mawun, Desa Tumpak bersama tiga orang yang masih ada hubungan keluarga terhadap Marsun alias Amaq Imi, 50 tahun, warga Dusun Pancor, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah  menjelang berbuka puasa, pada Selasa sore, (19/4/2022) di Dusun Pancor, Desa Tumpak dilantar belakangi aksi balapan liar di jalan raya Pariwisata Mawun, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. “ Odak ini profesinya sebagai montir sepeda motor dan punya bengkel motor. Ada sepeda motor yang sedang diperbaiki oleh Odak, setelah jadi, Odak mengetes sepeda motor dijalan yang sepi, dan itu yang tidak disenangi oleh Amaq Imi, lalu Amaq Imi tersinggu, terlibat cekcok dengan Odak, lalu mereka saling tantang, jadi tidak benar ada pengeroyokan, melainkan perkelahian yang bukan disebabkan oleh aksi balap liar,” ungkap Rohadi, Rabu, (20/4/2022).

Saat terlibat cekcok, kata Rohadi, Amaq Imi meminta kepada Odak untuk pulang dan memanggil anggota keluarganya jika tidak terima dan keberatan atas sikap Amaq Imi yang menegur Odak saat mencoba sepeda motor yang diperbaikinya tersebut. “ Jadi saat cekcok, Amaq Imi menantang Odak dan meminta Odak memanggil keluarganya. Odak pun pulang dan kembali bersama saudaranya mencari Amaq Imi dengan membawa Senjata Tajam (Sajam), dan saat bertemu, Odak dan Amaq Imi sama – sama siap dengan senjata (Sajam) lalu terlibat perkelahian, Amaq Imi terluka pada bagian data dan Odak terluka pada bagian tangan, jari tangan hampir putus dan luka sobek dibagian kepala belakang telinga. Karena melihat Odak berkelahi, tiga orang saudara Odak membantu Odak melawan Amaq Imi, jadi tidak benar ada pengeroyokan seperti yang diberitakan. Dan dua – duanya sama – sama melapor ke Polsek Kawasan Mandalika,” katanya

Setelah kedua belah pihak saling lapor, lanjut Rohadi, Pemerintah Desa (Pemdes) Tumpak meminta kedua belah pihak dimediasi, dengan harapan kedua belah pihak saling memanfaatkan, terlebih lagi di bulan suci Ramadhan.

Mediasi pun berlangsung pada Rabu sore (20/4/2022) hingga malam di Aula Kantor Desa Tumpak yang dihadiri oleh perwakilan keluarga kedua belah pihak, kepala dusun, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tumpak.“ Kedua belah pihak tetap menjalani proses hukum, tetapi kami tetap meminta mediasi, harapannya kedua belah pihak saling memaafkan, terlebih lagi di Bulan Suci Ramadhan ini. Kesimpulan hasil mediasi, kedua belah pihak masing – masing membuat konsep perdamaian, dan kami dari Pemdes juga membuat konsep perdamaian, nantinya isi dari konsep perdamaian dari kedua belah pihak dan dari Pemdes akan kita bahas bersama – sama. Dan sesuai dengan kesepakatan, konsep perdamaian dari kedua belah pihak diserahkan besok pagi (Kamis, 21/4). Jadi dalam persoalan ini, Polisi tetap melaksanakan tugasnya, melakukan penegakan hukum, dan mediasi itu hanya untuk saling memaafkan bukan memutus proses hukum yang sedang berjalan. Dan kami bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas tetap menjaga situasi yang aman, nyaman dan kondusif  di tengah – tengah masyarakat, dan Alhamdulillah saat ini situasi masyarakat kami sangat aman dan kondusif,” ucapnya

Rohadi juga membantah, Odak diserahkan oleh Pemdes ke Polisi, melainkan Odak datang langsung ke Polsek Kawasan Mandalika untuk membuat laporan. “ Jadi tidak benar, kami yang menyerahkan Odak ke Polisi, melainkan Odak datang ke Polsek untuk membuat Laporan dan Odak sedang di BAP di Polsek,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun suaralomboknews.com, Odak saat ini telah diamankan bersama dua orang saudaranya di Mapolres Lombok Tengah, sedangkan saudara Odak atas nama Jumadil alias Gadil belum diamankan dan keberadaannya masih dicari oleh Polisi. [slnews – rul] 

Tags:

0 thoughts on “Kades Tumpak Ungkap Kronologis Perkelahian Montir Motor vs Amaq Imi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

April 2022
M S S R K J S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

STATISTIK