SHOPPING CART

close

Cegah Covid-19, SQ Sarankan Peserta Pilkada 2020 Gunakan Media Massa Saat Kampanye

Cegah Covid-19, SQ Sarankan Peserta Pilkada 2020 Gunakan Media Massa Saat Kampanye
Direktur Lombok Update Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik, M Samsul Qomar

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Direktur Lombok Update Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik, M Samsul Qomar tidak menginginkan Peserta Pilkada Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) terkena Sanksi Pidana karena melanggar Protokol Kesehatan Covid-19 di masa Kampanye.
Untuk itu mantan Anggota DPRD Lombok Tengah dua Periode itu menyarankan kepada 5 Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah untuk menggunakan Media Massa baik itu Cetak maupun Media Elekronik dan Media Online untuk menyampaikan Visi – Misinya kepada Masyarakat Lombok Tengah.” 70 hari jelang konstestasi pemilihan Kepala Daerah serentak ini, di berbagai kabupaten/kota terjadi tarik ulur dukungan. Kemudian penyampaian program masing – masing kandidat. Namun serba terbatas, karena harus mematuhui Protokol Kesehatan Covid – 19 yang super ketat dan berpotensi membayakan nyawa manusia jika di langgar. Bukan itu saja malah ada sanksi pidana bagi Paslon yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19. Untuk itu Palson bisa bertemu dengan pemilih untuk menyampaikan maksud dan program unggulannya, salah satunya dengan mengandalkan Media Masa berupa koran, radio, televisi dan Media Online,”tulis M Samsul Qomar melalui Press Release, Selasa, (29/9/2020).
Menurut pria yang akrab disapa SQ itu, penyampaian Visi – Misi dan Program melalui Media Masa sangat baik di tengah Pandemi Covid-19. Selain tepat sasaran, juga untuk mencegah munculnya Kasus Positif Baru Covid-19 dari Klaster Pilkada.”Selain aman, media – media ini juga bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, karena kita ketahui saat ini hampir 80 persen rakyat Indonesia melek IT melek HP dan media sosial. Saat ini, hasil kajian Lombok Update emak – emak di kampung sekalipun sudah bisa pegang Hp android artinya pesan ke pelosok kampung bisa sampai dalam hitungan detik, inilah dahsyatnya tekhnologi saat ini,”ucapnya
Politisi Partai Demokrat Lombok Tengah itu menilai salah jika ada yang beranggapan Kampanye melalui Media Masa maupun Media Sosial merugikan Paslon.”Banyak yang bilang persentase kampanye lewat media sosial dan media kurang efektip, itu sangat salah. Bahkan rugi jika Paslon saat ini tidak menggunakan media sebagai alat kampanye utamanya. Dan dengan melihat kekuatan Paslon di Pilkada saat ini, beberpaa faktor penentu kemenangan mereka yakni menguasi basis masa ril , menguasai media sosial dan media masa dan yang bisa menguasai penyelenggara , karena pengalaman di lapangan bukan rahasia umum saat ini PPK sampai tingkat PPS ada oknumnya bergerilya mencari Paslon atau Tim paslon untuk di tawarkan permainan pada saat pemungutan suara, semua ini perlu di atisipasi,”sebut Samsul Qomar
Dari pantauan Lombok Update, Paslon dari Patahana di Pilkada Serentak Tahun 2020 masih unggul.”Dari pantauan kami Patahana di masing – masing Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Tahun 2020 masih unggul, meski tidak terlalu signifikan, karena masih ada waktu 2 bulan untuk bisa merubah keadaan. Tergantung tadi bisa kuasai media salah satu hal yang penting bisa memenangkan perhelatan ini. Kalau mereka saat ini mengabaikan media online dan lainnya maka saya pastikan mereka (Paslon) akan kalah dalam Pilkada 2020 ini,”ujar Samsul Qomar. [slNews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Cegah Covid-19, SQ Sarankan Peserta Pilkada 2020 Gunakan Media Massa Saat Kampanye

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK