Soal Tambang Emas Ilegal, Polisi Dirundung Dilema

Soal Tambang Emas Ilegal, Polisi Dirundung Dilema

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Aktivitas tambang Emas Ilegal di wilayah Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), kian menjadi – jadi.

Polisi pun tidak mampu berbuat banyak untuk menertibkan aktivitas Tambang Emas Ilegal tersebut, karena tidak ada sikap tegas dan langkah serius dari Pemerintah Provinsi NTB maupun Pemerintah Daerah (Pemda)  Loteng terkait dengan aktivitas tambang Emas Ilegal yang  berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta.” Jadi dilema, kalau di tutup disana (tambang emas Ilegal) warga disana mau kerja apa, bisa jadi pengangguran semua. Bisa saja kita tertibkan, tetapi dampak sosialnya perlu kita pikirkan, dimana dan apa yang mereka kerjakan, kalau lokasi itu kita tertibkan,” keluh Kapolres Lombok Tengah AKBP. Kholilur Rochman, melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP. Rafles Girsang, Rabu (25/10/2017).

Untuk itu kata AKP. Rafles, harus ada solusi dari Pemerintah Provinsi NTB maupun Pemda Loteng terkait dengan penanganan aktivitas Tambang Emas Ilegal di wilayah Desa Prabu dan sekitarnya.” Harus ada solusi dari Pemrov maupun Pemda, misalkan melalui program – program atau Pemda bisa mencarikan lahan pertanian tempat mereka bertani,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng HM. Nursiah menjelaskan, urusan Sumber Daya Mineral (SDM) bukan lagi menjadi urusan Pemda, melainka  menjadi urusan dan tanggungjawab Pemprov. NTB.

Untuk itu kata Sekda, penertiban aktivitas Tambang Emas Ilegal di wilayah Desa Prabu dan sekitarnya itu, harus dilaksanakan secara terpadu bersama Pemrov. NTB, Pemda Loteng dan aparat penegak hukum terkait.” Urusan SDM itu sudah menjadi urusan Provinsi. Penertibannya harus dilaksanakan secara terpadu, Pemprov, Pemda dan aparat terkait. Penertibannya tentu penting dilakukan pendekatan – pendekatan secara sosial, kemudian ada alternatif, tawaran – tawaran dan solusi dari Pemrov yang punya kewenangan, sehingga dengan begitu InsyaAllah bisa diterima masyarakat disana,” kata HM. Nursiah.

Untuk itu kata Sekda, Pemda Loteng akan mengajak Pemrov NTB untuk duduk bersama dan akan menawarkan program – program alternatif kepada Pemprov NTB untuk warga penambang Emas Ilegal.”Harus ada solusi,  bagaimana kita tawarkan ke Pemrov NTB, program untuk mereka, karena mereka menambang karena ingin mendapatkan lebih secara ekonomis, untuk itu nanti kita  tawarkan ke  Pemprov untuk duduk bersama,  kita tawarkan program alternatif untuk mereka, misalnya program dibidang usaha,” ujar HM. Nursiah. (slNews.com – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan