Lakalantas, Bapak dan Anak Meregang Nyawa

Lakalantas, Bapak dan Anak Meregang Nyawa

Inilah  kendaraan roda dua milik korban yang terlihat Lakalantas di simpang empat Jalan Raya Bangket Tengak Praya”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di simpang empat jalan raya Bangket Tengak Kelurahan Praya Kecamatan Praya Lombok Tengah (Loteng) menelayan korban jiwa, Jum’at, (13/1/2017).

Peristiwa Lakalantas yang terjadi sekitar Pukul 07.00 Wita itu merenggut nyawa Bapak dan anak yakni Ahmad Junaidi 60 Tahun dan anaknya Amira Nur Fasriyanti 7 tahun warga Lingkungan Tiwu Galih Kelurahan Tiwu Galih Kecamatan Praya Loteng.

Tidak hannya menelan korban jiwa, peristiwa Lakalantas itu juga menimbulkan korban luka – luka yakni Dimas Rifki Nur 16 Tahun warga BTN Renteng Permai Blok B Nomor 3 Kelurahan Renteng Kecamatan Praya Loteng.

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Bapak dan anak itu sempat menjalani perawatan intensif di Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya Loteng.

Sedangkan korban luka – luka saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Praya Loteng.

Dari keterangan pihak Kepolisian, pada saat peristiwa Lakalantas tersebut, sepeda motor jenis Suzuki Spin bernopol DR 6554 SW yang dikendarai Ahmad Junaidi bersama anaknya Amira Nur Fasriyati datang dari arah timur.

Setibanya di simpang empat jalan raya Bangket Tengak Junaidi berbelok kearah barat, dan pada saat yang bersamaan Sepeda Motor jenis Yamaha Xabre bernopol DR 6864 TS yang dikendarai Dimas Rifki Nur datang dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi . Akibatnya tabrakan maut antara Junaidi dengan Dimas pun tidak dapat dihindari.

Warga sekitar bersama sejumlah pengendara yang melintas di simpang empat jalan raya Bangket Tengak langsung melarikan ketiga korban Lakalantas itu ke IGD RSUD Praya Loteng untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun naas, akibat luka yang dialaminya cukup parah, nyawa Bapak dan Anak itu tidak dapat diselamatkan.” Junadi dan Amira meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Praya, sedangkan Dimas, selamat dan masih menjalani perawatan Intensif di RSUD Praya,” terang Kasat Lantas Polres Loteng, AKP. Pratiwi Nofiani, Jum’at, (13/1/2017).

Atas peritiwa Lakalantas maut tersebut, penyidik Satlantas Polres Loteng melakukan Olah Tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi –saksi yang ada di sekitar TKP. Untuk kepentingan penyelidikan, dua kendaraan milik korban diamankan di Satlantas Polres Loteng.” Yang pasti kedua pengendara ini tidak menggunakan keamanan dalam berekendara, seperti helm maupun surat-surat kendaraan,’’ ucap AKP. Pratiwi.

Untuk itu AKP. Pratiwi menghimbau kepada seluruh pengendara mengutamakan keselamatan dengan menaati aturan lalu lintas. Terutama menggunakan helm standar sebagai penangkal keselamatan berkendara. ‘’Kejadian ini contoh bagi pengendara lainnya agar menaati tertib berlalu lintas dengan memkai helm, melengkapi surat-surat, dan menaati rambu-rambu jalan,’’ ujarnya. (slnews – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan