Ratusan Nelayan Lombok Tengah Terima Bantuan Mesin Perahu Bertenaga LPG
SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | 500 Nelayan di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima program konversi BBM ke LPG, berupa bantuan 500 unit mesin Perahu bertenaga LPG.
Bantuan itu disalurkan Kementerian Energi Sumer Daya Mineral (ESDM) RI bersama DPR RI Komisi IV dan pihak Pertamina.
Penyerahan 500 paket bantuan kepada Nelayan berupa Mesin Perahu bertenaga LPG itu berlangsung di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Teluk Awang di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Kamis, (27/9/2018).
Penyerahan bantuan Mesin Perahu bertebaga LPG itu dihadiri langsung Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT, SH.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM RI, Alimuddin Baso menyampikan, bantuan mesin perahu dengan bahan bakar LPG ini sebagi wujud kepedulian pemerintah terhadap para nelayan. Dimana, diseluruh Indonesia bantuan tersebut disalurkan sekitar 2000 unit.“Khusus hari ini (kamis,red) kita memberikan bantuan mesin Perahu dengan bahan bakar LPG kepada 500 Nelayan di Teluk Awanh. Kedepan kita berharap dengan bantuan ini masyarakat bisa mendapat penghasiilan yang lebih, karena menggunaka LPG jauh lebih hemat dibandingkan dengan bahan bakar lainya,”ungkapnya.
Alimuddin berharap, agar para Nelayan bisa menggunakan mesin bantuan tersebut dengan baik, dan tidak menjualnya. Karena memang bantuan mesin itu oleh pemerintah dihajatkan untuk kebutuhan para Nelayan. “Gunakan sebaik- baiknya. Jangan sampai setelah diberi malah hilang,”ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, Suhaili FT menyampaikan, jumlah Nelayan di Lombok Tengah mencapai 9754 orang, jumlah itu merupakan peluang sekaligus tantangan dalam pengembangan perikanan tangkap. “Pada umumnya armada yang dimiliki Nelayan berupa perahu ukuran 7 meter dengan mesin 5,5 PK yang menggunakan BBM jenis Bensin dan Solar sebagai bahan bakar utama,”jelasnya.
Sebagai tujuan pemerintah dalam penghematan penggunaan bahan bakar, maka sangatlah tepat program Konversi BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG) bagi nelayan, dimana pada tahun ini Lombok Tengah mendapat 500 paket bantuan. “Kita juga sudah mengusulkan untuk tahun 2019 sebanyak 350 paket dan saat ini masih dalam proses identifikasi,”jelas HM. Suhaili FT.
Selain perbaikan sarana, lanjut HM. Suhaili, perlindungan terhadap jiwa nelayan juga perlu diperhatikan. Salah satu bentuk perlindungan pemerintah terhadap nelayan dengan memberikan program asuransi, dan sampai saat ini jumlah nelayan yang mengikuti asuransi tersebut mencapai 2.764 orang dan mendapat alokasi sebanyak 2500 orang.“Untuk itu, saya sangat berterimaksih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan bantun kepada para nelayan. Kami berharap kedepan akan ada bantuan lagi untuk para nelayan agar nantinya perekonomian mereka bisa semakin membaik dari waktu kewaktu,”harapnya.
Dalam kesempatan itu HM. Suhaili berpesan kepada para nelayan yang diberikan bantuan agar bisa menggunakanya bantuan tersebut dengan sebaik- baiknya, jika ada ditemukan masyarakat yang sampai menjual mesin yang diberikan tersebut, Maka pihaknya menegaskan tidak akan memberikan toleransi. “Kalau ada yang menjual mesin yang diberikan secara gratis ini, maka kalau nanti ada bantuan lagi tidak akan kita berikan,”tegasnya. [slNews.com – rul].

Tinggalkan Balasan