Liga Sinova 2026, Inovator BAJANG BERSINAR PLUS Puskesmas Batu Jangkih Raih Juara III

SUARALOMBOKNEWS | Staf UPT Puskesmas Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Hartono, S.Tr.Kep., Ners, berhasil meraih Juara III Kategori Kesehatan dalam ajang Liga Sinova 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi Batu Jangkih Bergerak Deteksi Penyakit Tidak Menular Plus (BAJANG BERSINAR PLUS).
Penghargaan tersebut diberikan dalam puncak penganugerahan Liga Sinova 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (17/9/2026).
Liga Sinova 2026 menjadi wadah apresiasi terhadap berbagai gagasan kreatif dan inovatif yang lahir dari masyarakat, dunia pendidikan, sektor kesehatan hingga perangkat daerah dalam rangka mendukung peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Hartono menyampaikan, capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurut Hartono, prestasi BAJANG BERSINAR PLUS menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan kesehatan dapat terus dikembangkan melalui semangat, kolaborasi dan pemanfaatan teknologi sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dan bermanfaat.“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan inovasi BAJANG BERSINAR PLUS. Melayani dengan sehat, bergerak bersama untuk masyarakat yang lebih sehat,”ujarnya
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., Sekretaris Daerah Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Baperida Lombok Tengah Taufikurrahman Pua Note, S.Pt., M.Sc., M.Eng., para dewan juri, inovator, kepala perangkat daerah serta tamu undangan lainnya.
Plt. Kepala Baperida Lombok Tengah Taufikurrahman Pua Note menyampaikan bahwa Liga Sinova menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pemberian penghargaan kepada para inovator, tetapi juga sebagai upaya membangun basis data inovasi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong efisiensi birokrasi melalui penyederhanaan proses layanan serta membuka peluang pengembangan dan replikasi inovasi yang telah dihasilkan.“Liga Sinova menjadi ruang untuk mengidentifikasi, menghimpun, dan mengembangkan berbagai inovasi yang lahir dari seluruh lapisan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa inovasi harus terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Ketua DPD Partai Gerindra NTB tersebut mengatakan pemerintah harus terus mencari cara baru dan solusi kreatif dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.“Inovasi di Lombok Tengah sudah sangat banyak, tercatat sekitar 91 inovasi yang telah lahir. Jangan pernah berhenti berikhtiar dan berinovasi demi Lombok Tengah yang lebih baik,” tegas Lalu Pathul.
Bupati Lombok Tengah dua periode itu juga menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi untuk generasi mendatang. Menurutnya, generasi muda perlu dipersiapkan dalam lingkungan yang mendukung kreativitas dan perubahan positif.“Anak-anak inilah yang akan melanjutkan tongkat estafet inovasi di masa mendatang. Apa yang kita lakukan hari ini harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang semakin baik,” ujarnya.
Liga Sinova 2026 diikuti sekitar 90 inovator dari berbagai bidang. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 42 inovasi terbaik berhasil masuk tahap akhir hingga kemudian ditetapkan tiga pemenang terbaik pada setiap kategori.
Raihan Juara III Kategori Kesehatan melalui inovasi BAJANG BERSINAR PLUS tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan dan perangkat pelayanan publik lainnya untuk terus mengembangkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. [SLNews – rul]

Tinggalkan Balasan